Kompas.com - 18/08/2017, 08:48 WIB
Booth Kementerian PUPR di GIIAS 2017. Ghulam/KompasOtomotifBooth Kementerian PUPR di GIIAS 2017.
|
EditorAgung Kurniawan

Tangerang, KompasOtomotif – Berkunjung ke GIIAS, ICE, BSD, Tangerang, hall 1-2 pameran otomotif BSD, Tangerang, mungkin seketika akan dikejutkan dengan  sesosok Presiden Republik Indonesia Joko Widodo. Namun, itu hanyalah sebuah foto yang dibentuk seperti layaknya orang berdiri.

Di sebelahnya terdapat juga replika sepeda motor trail KLX merek Kawasaki, yang ditunggangi Presiden RI untuk memantau pembangunan jalan Trans Papua, belum lama ini. Video ini juga sempat viral di sosial media, beberapa waktu lalu.

Setelah mampir dan bertanya-tanya, stan ini ternyata booth milik Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementerian PUPR), yang ingin berbagi pengalaman dan cerita, soal tanah Papua, yang banyak berubah setelah pembangunan jalan.

“Jadi kami ingin berbagi pengalaman Pak Jokowi, yang pernah meninjau pembangunan di sana, soal jalan dan jembatan. Saat ini proyek Trans Papua sedang berjalan, dan akan diselesaikan sepanjang 4.330 kilometer, dari Sorong sampai Merauke,” ujar Brian Manfred, Staff Perencanaan dan Pengawasan Jalan Nasional Kementerian PUPR, Kamis (17/8/2017).

Manfred mengatakan, proyek pembangunan jalan yang dilakukan Jokowi salah satunya di Papua, juga bisa membuat image  provinsi paling timur itu berubah. Sudah tidak lagi terbelakang dan tertinggal tanpa pembangunan.

Salah seorang pengunjung sedang menggunakan kacamata VR di booth Kementerian PUPR di GIIAS 2017. Ghulam/KompasOtomotif Salah seorang pengunjung sedang menggunakan kacamata VR di booth Kementerian PUPR di GIIAS 2017.

“Kami hanya ingin tunjukkan kepada masyarakat Jakarta atau Indonesia, bagaimana perkembangan Papua sekarang ini setelah pembangunan. Seperti yang banyak orang tahu, Papua kerap dianggap ketinggalan, tapi sekarang Jokowi sudah membuka akses di sana,” tutur Manfred.

“Melalaui pembangunan jalan itu, wisata bisa dikenal, banyak tempat yang bisa dikunjungi di sana, tidak perlu lagi ke luar negeri, tapi di Papua sudah ada,” ucap Manfred.

Virtual Reality

Menariknya lagi, booth Kementerian PUPR itu juga menyediakan kacamata VR (virtual reality) di mana pengunjung bisa melihat tanah Papua, budayanya, senyum penduduknya, serta pembangunan yang sedang berlangsung di sana.

Kita dibuat seperti melihat apa yang juga dilihat Jokowi kala melakukan pemantauan, sambil mengendarai sepeda motor. Bukan hanya itu, pemadangan-pemandangan sepanjang perjalanan juga bisa dinikmati. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X