Organda Kecewa pada Revisi Regulasi Taksi "Online"

Kompas.com - 14/01/2017, 06:04 WIB
|
EditorAgung Kurniawan

Jakarta, KompasOtomotif - Peraturan Menteri Perhubungan No 32 Tahun 2016 tentang Pembatasan Kubikasi Mesin Taksi online, menuliskan mobil yang digunakan minimal bekapasitas 1.300 cc ke atas. Sehingga, mobil murah (low cost green car/LCGC) yang memanfaatkan mesin 1.200 ke bawah tidak bisa jadi taksi non-trayek.

Tetapi, regulasi itu dalam proses direvisi. Sehingga nantinya, mobil seperti Agya, Ayla, Brio Satya, Karimun Wagon R, Datsun Go tetap bisa digunakan menjadi taksi yang berbasis aplikasi.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPD Organda DKI Jakarta Shafruhan Sinungan bereaksi, mengatakan tidak setuju dan kecewa. "Saya kecewa dengan Menteri Perhubungan (Menhub) dan juga dirjen kemenhub. Sebab, tidak melihat dampak secara meluas," kata Shafruhan saat kepada KompasOtomotif, Kamis (12/1/2017).

Baca: Menhub Siap Evaluasi Aturan Taksi "Online"

Menurut dia, Menhub Budi Karya Sumadi beserta jajaran dirjennya tidak punya wibawa. Seolah takut kehilangan jabatan, hingga akhirnya merevisi kembali aturan tersebut.

"Ini lucu, dan pemerintah terlalu naif menurut saya. Apakah semua ini juga ada peran dari perusahaan taksi berbasis aplikasi," ujar Shafruhan.

Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Pudji Hartanto pernah mengatakan, dalam melakukan revisi, pihaknya mendengar semua saran dan masukkan. Bila syaratnya bisa diakomodir, kemungkinan besar pembatasan mesin untuk taksi online bisa diturunkan hingga 1.000 cc.

Menurut dia, revisi akan dilakukan dalam waktu dekat. Kemungkinan besar diumumkan akhir bulan ini.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.