Kompas.com - 27/11/2016, 11:01 WIB
|
EditorAzwar Ferdian

Washington, KompasOtomotif – Olahraga balap Formula 1 sudah mengalami beragam perubahan sejak pertama kali lahir di 1950-an. Namun, evolusi yang terjadi tentunya merujuk pada perkembangan teknologi dan kemajuan zaman.

Salah satu perubahan yang kasat mata adalah desain lingkar kemudi mobil, di mana dimulai dengan model klasik berbentuk bulat berbahan kayu, hingga seperti stick pada video game. Walaupun menuai peredebatan pada transisinya, tapi semua akhirnya mencetuskan inovasi-inovasi yang canggih.

Dari video berdurasi 3 menit 17 detik milik Donut Media, terangkum  deretan jenis kemudi yang digunakan pada awal kompertisi hingga era modern ini. Beberapa keterangan dan nama pebalap yang pernh menggunakan kemudi itu juga dicantumkan, menarik untuk menambah wawasan mengenai Formula 1.

Mengutip Autoblog, Sabtu (26/11/2016) dari tahun 1950 sampai1980, kemudi mobil tidak banyak perubahan. Baru kemudian dari awal 1980-an desain setir mulai berubah seperti digunakan saat ini, pada akhir 1980-an.

Saat itu, tombol-tombol pengatur mobil juga mulai disematkan di setir, tapi memang belum serumit dan sebanyak saat ini. Seperti salah satunya setir mobil Mercedes-Benz milik Manor Racing yang digunakan oleh Rio Haryanto, yang memiliki 18 tombol utama pada permukaan kemudinya.

Baca juga : Mau Jadi Pebalap F1? Hafalkan 18 Tombol di Kemudi Ini

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.