Kustomfest Makin Ketat Kejar Kualitas

Kompas.com - 09/10/2016, 17:10 WIB
Penulis Stanly Ravel
|
EditorAzwar Ferdian

Yogyakarta, KompasOtomotif - Perkembangan dunia kustom kultur di Yogyakarta terlihat cukup pesat dalam gelaran Kustomfest 2016. Tiap tahun, selalu ada karya baru dari para seniman kreatif otomotif yang memberikan warna berbeda serta sentuhan unik lainnya.

Bicara soal dunia kustom sepeda motor, Direktur Kustomfest Lulut Wahyudi, mengatakan saat ini perkembangannya sudah lebih progresif. Bahkan dalam acara kali ini sangat terlihat perbedaan dengan tahun-tahun sebelumnya.

"Kalau kita bicara tiap tahun atau berkaca dari tahun lalu (2015), karya yang saat ini ada sudah menunjukan lompatan yang besar. Para builder sudah lebih berani membuat rancang bangun dengan gayanya sendiri, dalam kata lain ada ide original pada motor kustomnya. Ini sangat membanggakan bagi saya karena sudah menunjukan sisi positif. Para builder mulai berani mengeluarkan identitas dirinya," ucap Lulut kepada Otomania, Minggu (9/10/2016).

Menurutnya, dengan kemajuan yang ada saat ini sangat mungkin untuk membawa karya kustom lokal Indonesia ke kancah internasional dan bersaing dengan industri kustom dari negara lain.

Stanly/Otomania Kustomfest 2016

Menurun dan Makin Berkualitas

Komposisi kualitas karya yang ada di Kustomfest makin terlihat jelas dengan ketatnya sistem scrutinnering. Bahkan secara jumlah, total peserta untuk tahun ini mengalami penurunan akibat standar kualitas yang makin meningkat.

Bila tahun lalu terdapat 130 peserta motor, tahun ini justru hanya 107 kontestan yang berhasil terjaring masuk adalam Kustomfest 2016.

"Memang turun tapi ini jadi bukti bahwa standar kualitas Kustomfest makin tinggi. Diambil dari sisi positif harusnya hal ini bisa jadi trigger agar para builder bisa melahirkan karya yang berkualitas," ucap Lulut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.