Kompas.com - 10/08/2016, 07:42 WIB
|
EditorAgung Kurniawan

Roma, KompasOtomotif – Masalah mobil bermesin diesel Volkswagen belum tuntas. Setelah Amerika Serikat dan Korea Selatan yang sudah memberi sanksi, kini giliran Italia.

Automotive News, Senin (8/8/2016), melaporkan, regulator perdagangan di Italia menyatakan menghukum denda Volkswagen 5 juta euro atau Rp 72,8 miliar karena memberikan informasi yang salah kepada konsumen terkait emisi mobil diesel.

Sama seperti di negara lain, tuntutan buat Volkswagen karena memasang perangkat khusus pada mobil diesel yang membuat emisinya lebih rendah saat pengujian. Setelah dipakai konsumen ternyata kadarnya tidak sesuai. AS yang pertama kali membongkar kasus ini dan Volkswagen sudah mengakuinya.

Denda dari Italia tergolong lunak jika dibandingkan hukuman yang baru saja dijatuhkan Korea Selatan, yakni 16 juta dollar AS (Rp 210 miliar). Akan tetapi Korea Selatan masih belum apa-apa ketimbang AS yang memaksa Volkswagen membayar denda hampir 15 miliar dollar AS (Rp 196 triliun).

Hebatnya Volkswagen, kendati banyak masalah, tetap bisa mempertahankan penjualan globalnya. Bahkan, perusahaan asal Jerman ini masih tercatat sebagai produsen otomotif terbesar di dunia, periode Januari – Juli 2016, dengan 5,12 juta unit mobil.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.