London, KompasOtomotif – Sudah jatuh, tertimpa tangga juga. Peribahasa ini cocok menggambarkan berakhirnya karir Chris Evans (50), sebagai presenter acara otomotif Top Gear. Kini, pria berkacamata ini ternyata sedang diselidiki Metropolitan Police di London, Inggris, terkait tuduhan pelecehan seksual.
Heat Street, Senin (4/7/2016), memberitakan, informasi itu didapat dari rilis Metropolitan Police. Isinya menyatakan, polisi telah menerima laporan dugaan itu pada 23 Mei.
Telegraph menerangkan, seorang wanita menuduh Evans memegang dadanya pada 1990-an. Tuduhan itu datang dari mantan rekan kerja saat Evans membawakan acara di Channel 4 BBC, The Big Breakfast pada periode 1992 – 1994. Sejak wanita itu berani mengungkap, sekelompok rekan kerja yang lain juga mengungkap di sosial media bahwa Evans sering mengekpos dirinya dan mem-bully.
Evans kemudian mengatakan semua itu tidak benar.
Stepping down from Top Gear. Gave it my best shot but sometimes that's not enough. The team are beyond brilliant, I wish them all the best.
— Chris Evans (@achrisevans) July 4, 2016
Konfirmasi dari kepolisian London datang hanya beberapa jam sebelum Evans menjelaskan lewat Twitter bahwa dirinya tidak lagi bergabung dengan Top Gear.
Evans adalah salah satu presenter baru setelah Top Gear ditinggal trio Jeremy Clarkson, Richard Hammond, dan James May. Evans dinilai gagal karena "All-New" Top Gear ditinggal jutaan pemirsa dan memiliki prilaku buruk.
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.