Aturan Baru SIM C Batasi Anak Sekolah Bawa Moge

Kompas.com - 21/12/2015, 13:29 WIB
|
EditorAzwar Ferdian

Jakarta, KompasOtomotif – Usia paling dini membuat surat izin mengemudi (SIM) adalah 17 tahun, pada usia segitu umumnya seseorang sedang duduk di bangku SMA. Dinilai dari sudut pandang ini, pengelompokan SIM C berdasarkan kapasitas silinder mesin sangat diperlukan.

Wacana baru yang telah digulirkan, mulai 2016 SIM C akan dikelompokan menjadi tiga. SIM C sebagai dasar untuk motor hingga 250cc, lantas bila biker ingin “naik kelas” mengendarai motor 250cc – 500cc wajib diuji lagi kompetensinya hingga mendapat SIM C1. Hal yang sama berlaku untuk C2 buat motor di atas 500cc.

Training Director The Real Driving Center (RDC) Marcell Kurniawan menjelaskan, seseorang dinyatakan kompeten mengendarai sepeda motor sebenarnya tidak memandang latar belakang pendidikan.

Namun yang perlu dipahami, siapapun pemohon SIM wajib telah mendapatkan ilmu berkendara yang benar.

Dua tahun SIM C

Marcell mengatakan, bila nantinya klasifikasi baru berlaku, SIM C sebagai dasar seharusnya ditetapkan memiliki tenggang waktu kepemilikan. Misalnya, biker wajib memegang SIM C selama dua tahun sebelum bisa memohon C1 atau C2.

“Dua tahun pertama adalah adaptasi dengan jalan. Dalam periode ini biasanya banyak kecelakaan bahkan sampai fatal yang terjadi. Setelah itu dia bisa memilah, mengontrol emosi. Jangan sampai motor besar sudah dikasih ke anak SMA,” jelas Marcell.

Pemohon SIM baru, terutama yang masih SMA, dikatakan masih labil. “Secara kemampuan kognitif (persepsi) dan assertive (kemampuan berkomunikasi) mereka belum dapat. Masih labil jadi sering terbawa perasaan,” kata Marcell.

Pengelompkan SIM C bisa jadi akan mengurangi angka kecelakaan dan mendukung keselamatan berkendara bila dipahami dari pandangan ini. Meski begitu keruwetan masalah lalu lintas Indonesia terutama kota besar tidak bisa diselesaikan hanya dengan penggolongan SIM C.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.