Gaikindo Usul Didirikan Institut Otomotif Indonesia

Kompas.com - 22/11/2015, 12:45 WIB
|
EditorAris F Harvenda

Jakarta, KompasOtomotif – Salah satu alasan industri komponen Indonesia masih tertinggal dari Thailand dan Malaysia, karena tidak ada lembaga yang bertugas khusus untuk mengembangkannya. Gabungan Industri Kendaraan Bermotor (Gaikindo) mengajukan usul pembuatan “Indonesia Automotive Institute” sebagai solusi sekaligus mendukung transfer teknologi.

Usulan itu tertuang dalam draft road map perkembangan otomotif baru yang disampaikan Gaikindo dalam Forum Group Discussion (FGD) di Kantor Kementerian Perindustrian, Kamis (19/11/2015).

I Made Dana Tangkas, Ketua Pengembangan Industri Otomotif Gaikindo menjelaskan, industri komponen Thailand dan Malaysia bisa maju karena didukung Thailand Automotive Institute (TAI) dan Malaysia Automotive Institute (MAI).

“Di Thailand itu mereka memberikan masukan kebijakan otomotif, di Malaysia juga. Di Indonesia belum ada yang terfokus,” kata Dana.

Gaikindo juga mengusulkan didirikannya fasilitas pelatihan pekerja serta pusat riset dan pengembangan di dalam negeri. Ini juga bagian dari transfer teknologi yang harus didukung dengan kebijakan otomotif dari pemerintah.

“Terkait dengan investasi perlu adanya pengembangan industrial estate. Teknologi tinggi join venture dulu, nanti bisa dikembangakan pusat riset dan pengembangan,” ujar Dana.

Gakindo berhadap Indonesia bukan hanya besar sebagai pasar tapi juga menjadi basis produksi. “Saya kira itu sebagai usulan. Dari usulan ini kita berharap memang ada pembahasan,” ucap Dana.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.