Laporan Langsung dari Seoul, Korea Selatan

GM Indonesia Berharap Masih Bisa Jualan Spin

Kompas.com - 21/10/2015, 08:01 WIB
|
EditorAzwar Ferdian

Seoul, KompasOtomotif - Meski keputusan prinsipal General Motors (GM) sudah bulat, yakni menutup kegiatan perakitan di pabrik Pondok Ungu, Bekasi, Jawa Barat, pihak manajemen Indonesia masih berharap banyak. Dengan pemberhentian produksi, otomatis model unggulan Spin sudah tidak lagi dirakit di Indonesia, sehingga pasokan juga semakin menipis.

Dari pengumuman pihak GM Indonesia sebelumnya, kegiatan pabrik akan dihentikan akhir Juni 2015. Artinya, saat ini Spin yang ada di seluruh jaringan pemasaran Chevrolet di Indonesia hanya berupa stok dari produksi terakhir.

Seiring berubahnya status GM Indonesia dari perakit mobil menjadi importir murni, perwakilan merek asal Amerika Serikat (AS) ini berharap masih bisa memasarkan multi purpose vehicle (MPV) low andalan mereka itu.

"Maunya sih kita bisa tetap berjualan (Spin), tetapi belum jelas bagaimana ke depannya," kata Yuniadi Haksono Hartono, Director of External Affair GM Indonesia kepada KompasOtomotif dalam perjalanan menuju Seoul, Selasa (20/1/2015).

Saat ini, hanya ada dua basis perakitan Spin di dunia, yakni Indonesia dan Brasil. Rencananya, GM bakal merelokasi perakitan Spin dari Indonesia ke India. Artinya, kalau nantinya Spin masih dijual di Indonesia, statusnya akan beralih dari produk completely knocked down (CKD) menjadi completely built-up (CBU) India.

"Saya sendiri tidak tahu sampai sejauh mana proses (relokasi) tooling itu sampai sejauh mana, tetapi kan butuh waktu," kata Yuniadi, ketika ditanya soal relokasi perakitan Spin.

Spin merupakan alternatif pilihan bagi konsumen yang mau membeli kendaraan di segmen "mobil sejuta umat", selain Avanza, Xenia, Ertiga, dan Mobilio. Kehadiran Spin sebenarnya semakin menguntungkan konsumen, karena bisa punya lebih banyak pilihan sebelum memutuskan pembelian.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.