Grup Astra Desak Keseriusan Peugeot di Indonesia

Kompas.com - 08/04/2015, 11:30 WIB
Peugeot di IIMS 2013. Donny AprilianandaPeugeot di IIMS 2013.
|
EditorAris F. Harvenda
Karawang, KompasOtomotif - Kondisi bisnis Peugeot yang terus melesu di Indonesia, membuat Grup Astra selaku perusahaan lokal yang bertindak sebagai importir dan pemasar resmi gerah. Pasalnya, prinsipal asal Perancis itu tak pernah menunjukan keseriusannya berbisnis di Indonesia.

Hal ini diakui Sudirman Maman Rusdi selaku Direktur PT Astra International Tbk saat menjawab KompasOtomotif di Karawang, Selasa (7/4/2015). "Kami belum tahu, kita mau ajak bicara (prinsipal), menanyakan keseriusan dia mau support atau tidak terhadap pasar Indonesia," jelas Sudirman.

Dijelaskan, sebenarnya Grup Astra sudah berkali-kali menyampaikan besarnya potensi pasar di Indonesia kepada prinsipal, namun tidak ditanggapi serius. Fokus utama Peugeot saat ini, lanjut Sudirman, masih mengarah ke China. Bahkan, kantor pusat urusan bisnis di seluruh Asia, saat ini berlokasi di Shanghai.

"Sekitar tiga atau empat tahun lalu, (prinsipal) pernah bicara dengan saya. 'Eh, pasar (Indonesia) akan menembus 1 juta unit, Anda mau masuk yang mana?' Mereka hanya bilang iya-iya, bahkan sempat survei segala, tapi tidak ada aksi," beber Sudirman.

Komitmen

Saat ini, Grup Astra mengaku tetap komitmen memberikan layanan purna jual kepada konsumen, melalui 12 jaringan pemasaran yang tersebar di beberapa kota besar. Namun, dengan penjualan yang minim, membuat bisnis penjualan mobil ini jadi sulit untung.
Ketika ditanya, apakah akan ada keputusan tegas dari Grup Astra, Sudirman mengaku belum ada. "Keputusan belum, kami akan bicara lagi dengan prinsipal soal rencananya, akan kita bicarakan. Jangan seperti itu dengan mitra (prinsipal)," kata Sudirman.

Di sisi lain, ketika Peugeot lagi terombang-ambing masalah kinerja penjualan yang lagi lesu, justru merek "saudara satu kampung" Renault di bawah kemitraan dengan Grup Indomobil mulai menggeliat di Indonesia. Renault kembali menunjukan keseriusannya dengan memboyong beberapa model andalan, seperti Duster, Koleos, dan Megane. Renault bahkan sesumbar akan menyiapkan model di kelas MPV low untuk bersaing dengan Toyota Avanza, mobil terlaris di Indonesia, guna mendulang penjualan besar.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X