Kompas.com - 01/04/2015, 07:40 WIB
|
EditorAzwar Ferdian

Jakarta, KompasOtomotif – Meski mengakomodasi fungsi untuk berkendara di perkotaan, seperti bagasi besar dan pengendaraan yang nyaman, faktor penting lain yang jadi pertimbangan konsumen membeli skutik premium berbodi bongsor adalah performa.

Yamaha NMAX dan Honda PCX sama-sama menggendong jantung pacu 150cc, bagaimana performanya? KompasOtomotif berkesempatan menjajalkeduanya beberapa waktu lalu di situasi berkendara dalam kota. Keduanya ditunggangi sebagai kendaraan sehari-hari di seputaran Jakarta.

Dari spesifikasi teknis, keduanya mirip, tapi beda teknologi. Honda PCX dibekali mesin 153cc SOHC PGM-FI berteknologi Enhanced Smart Power (eSP) yang semakin efisien dan powerfull. Mesin ini menghasilkan tenaga 13,5 tk @8.500 rpm dan torsi 13,7 Nm @5.500 rpm, cukup membuat bobot kosong 131 kg-nya lincah bergerak.

Sementara Yamaha NMAX berbekal mesin Blue Core 155cc yang diklaim sanggup menyemburkan tenaga 14,8 tk @8.500 rpm dan torsi 14,4 Nm @6.000 rpm. Dukungan teknologi Variable Valve Actuation (VVA) dikatakan sanggup menjaga torsi dan dan tenaga maksimum di setiap putaran mesin.

Dari data teknis itu sebenarnya sudah bisa diketahui, bahwa karakter keduanya hampir mirip. Berdasarkan hasil uji, saat digeber, Honda PCX lebih bertenaga di putaran menengah. Selanjutnya, sepeda motor ini nyaman diajak kencang. Isian tenaga cukup besar setelah putaran 8.000 rpm.

Yamaha NMAX mewakili karakter galak Yamaha. Konsumen yang butuh ”tarik-tarikan”, sepeda motor ini bisa jadi jawaban. Yamaha sukses membuat NMAX sangat ringan untuk stop and go, sangat gesit, namun hentakan galaknya sedikit berkurang di putaran atas.

Kompas.com-Dino Oktaviano Yamaha NMAX dan Honda PCX beradu kenyamanan.

NMAX lebih asyik diajak berkendara stop and go. Namun soal torsi, lebih cepat didapat dari PCX, sehingga andalan Honda ini semakin nikmat jika dipakai berboncengan seakan tak kehilangan tenaga.

Efisiensi

Selama pemakaian All-New PCX tidak pernah lebih rendah dari 45 kpl, bahkan catatan terbaik KompasOtomotif mencapai 55 kpl. Hasil ini diukur dari fitur baru di panel instrumen, model sebelumnya hanya punya odometer dan trip.

Setelah diukur dengan metode fuel to fuel, hasilnya berbeda. Perjalanan sejauh 282 km menghabiskan 6,69 liter Pertamax 92. Bila dikalkulasikan mencapai 42,15 kpl.

Sedangkan Yamaha NMAX juga dilihat dari dua metode. Melirik panel instrumen, konsumsi bahan bakar rata-rata mencapai 36 kpl. Setelah diukur dengan metode full to full, hasilnya berkurang, 33 kpl. Gaya berkendara menggunakan cara normal dan wajar sehari-hari, dan cenderung agresif.

Perbandingan lain antara Honda PCX dan Yamaha NMAX, Baca:
Mana yang Lebih Lengkap dan Canggih, Honda PCX atau Yamaha NMAX?
Menilik Perbedaan Yamaha NMAX dan Honda PCX
Perbandingan Tampang Honda PCX dan Yamaha NMAX
Adu Kenyamanan Yamaha NMAX dan Honda PCX

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.