Obral Diskon Mobil Baru Tak Pengaruhi Mobkas

Kompas.com - 18/06/2014, 17:05 WIB
|
EditorAris F. Harvenda

Jakarta, KompasOtomotif – Umbar diskon besar mobil baru yang terjadi belakangan ini tidak berdampak pada permintaan mobil bekas. Meski harga beli baru terpangkas potongan harga, penyusutan tetap dinilai dari harga jual resmi. Karena beda harga terpaut cukup signifikan, jadi peminatnya tetap ramai.

“Mobkas punya pasarnya sendiri,” ujar Girindra Wardhana, Marketing Head Used Car Indomobil Finance, di Jakarta, Rabu (18/6/2014).

Biaya pembelian mobkas bisa lebih ditekan, apalagi bila menggunakan sistem kredit dari leasing. Kendati kebijakan Bank Indonesia menerapkan uang muka 25 persen dari harga beli  mobkas –sama seperti mobil baru-, patokan harganya jauh lebih rendah.

“Dari situ saja sudah jauh beda. Misalnya, mobil tahun 2010 banderolnya Rp 120 juta, 25 persen dari situ sudah ketahuan berapa. Nah kalau mobil baru model sama, jauh lebih mahal,” ungkapnya lagi.

Masih ada lagi keuntungan lain, unit yang diminati ready stock. Selain itu asuransi mobkas bisa dipersempit hanya menggunakan TLO (Total Lost Only), diambil 1 persen dari harga pembelian. Sedangkan di mobil baru, asuransi yang digunakan All Risk, tiga persen dari harga resmi.

Indomobil Finance kembali bangkit di akhir 2013 setelah diputuskan “mati suri” pada 2008. Selama beroperasi, sirkulasi mobkas setiap bulan bisa mencapai 250 unit.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.