Suzuki Indonesia Ekspor Karimun Wagon R Terurai

Kompas.com - 28/12/2013, 11:42 WIB
Mobil murah Suzuki siap ekspor ke negara ASEAN. Agung KurniawanMobil murah Suzuki siap ekspor ke negara ASEAN.
|
EditorZulkifli BJ
Jakarta, KompasOtomotif - Setelah Toyota memastikan mulai ekspor mobil murahnya, Agya ke Filipina tahun depan, Suzuki Indonesia melakukan hal serupa. Bedanya, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) mengirim Karimun Wagon R secara terurai penuh alias CKD, berbeda dengan Toyota yang CBU.

"Kuartal kedua tahun depan (2014) kira-kira sudah bisa ekspor CKD (Karimun) Wagon R sekitar 2.000 unit," jelas Seiji Itayama, Direktur Pelaksana SIS di sela "End Year Media Gathering", di Jakarta Selatan (27/12/2013). Rencana ini, menurutnya, wujud bentuk dukungan kepada pemerintah khususnya Kementerian Perindustrian yang berniat menggejot ekspor mobil.

Menyangkut kemana negara tujuan ekspor, Itayama masih belum mau menjelaskan. Tapi, dipastikan salah kawasan yang diincar adalah Asia Tenggara dan sekitarnya.

Dengan ekspor Wagon R, maka Suzuki Indonesia menambah kinerja ekspor mobil dari Indonesia. Tahun ini saja, menargetkan total ekspor CBU mencapai 25.000 unit. "Setiap bulan kami ekspor APV baik minibus maupun pikap, keduanya sekitar 1.300-1.400 unit per bulan. Ditambah Ertiga sekitar 300 unit per bulan," tukas Itayama.

Penjualan
Sementara itu, sejak dipasarkan November lalu, Suzuki Indonesia mengaku sudah berhasil mengantongi pesanan Karimun Wagon R sampai 7.500 unit. Pada bulan kesebelas, mobil murah Suzuki ini sudah terjual 3.015 unit. Menyisakan, antrean pesanan (inden) sampai 4.500 unit lagi.

"Bulan ini (Desember) kami bisa memasok sekitar 1.700 unit, karena hari kerja yang minim membuat produksi di pabrik kurang maksimal," tutup Davy Tuilan, Direktur Pemasaran dan Pengambangan Jaringan "Dealer" SIS.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X