100.000 Sepeda Motor ke Bengkel Resmi Honda Setiap Hari

Kompas.com - 17/05/2013, 08:23 WIB
Para mekanik sedang berkompetisi. Ada dari IKJ untuk tes mental. Insert: Petinggi Honda Tangerang memberi penjelasan soal kompetisi Dimas WahyuPara mekanik sedang berkompetisi. Ada dari IKJ untuk tes mental. Insert: Petinggi Honda Tangerang memberi penjelasan soal kompetisi
EditorAris F Harvenda

Jakarta, KompasOtomotif - PT Astra Honda Motor (AHM) terus berupaya meningkatkan layanan purna jualnya. Tahun ini, produsen sepeda motor terbesar di Indonesia itu menargetkan konsumen yang masuk ke bengkel resmi mencapai 36 juta unit atau rata-rata 100.000 unit per hari.

"Sepanjang tahun lalu rata-rata per bulan itu 2,8 juta unit. Tahun ini kami menargetkan 3 juta unit lebih per bulan," jelas  Wedijanto  GM Technical Service Division.

Target sepeda motor yang diservis ke bengkel resmi, setiap tahun terus dinaikkan mengikuti penjualan. "Bulan lalu kami cuma mencapai 2.9 juta unit. Untuk empat bulan 2013, (Januari-April) sudah mencapai 11,5 juta," lanjutnya.

Usia maskimal sepeda motor yang servis ke bengkel resmi mencapai 7 tahun. Porsi terbesar, sekitar 60 persen adalah sepeda motor yang masih berumur 1-3 tahun.

Bisnis sepeda motor di Indonesia, menurut Wedijanto, suatu saat akan mencapai menyentuh titik jenuh sehingga penjualan unit tidak lagi bertambah. Situasi ini akan mengubah fokus ATPM pada pengembangan model baru dan layanan purna jual.

"Mungkin 5 tahun lagi pasar jenuh. Servis akan jadi tulang punggung. Makanya, kalau tidak berbenah dari sekarang, bengkel-bengkel akan kehilangan kesempatan," tegasnya!



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X