Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Kendati Kumuh, Terminal Baranangsiang Diklaim Bersih dari Calo Tiket

BOGOR, KOMPAS.com - Calo tiket bus hingga saat ini masih menjadi praktik yang menghatui bisnis layanan transportasi umum, terutama perusahaan otobus (PO).

Biasanya oknum calo akan berbuat curang dengan mengelabui calon penumpang bus dengan harga tiket yang dibanderol lebih tinggi dari agen tiket asli.

Calo akan mengambil untung sebanyak -banyaknya dari hasil penjualan tiket kepada calon penumpang bus.

Sementara itu penumpang akan sangat dirugikan dengan tiket bus yang diberikan, bahkan ada pula yang nasibnya menjadi telantung- lantung lantaran tiket yang dijual adalah palsu. 

Kepala Terminal Tipe A Baranangsiang Moses Lieba Ari mengatakan, saat ini tidak ada calo bus di Terminal Baranangsiang. Bahkan, pihaknya melarang keras para oknum calo yang berniat beroperasi di terminal Kota Bogor tersebut. 

Moses menyebutkan, setiap harinya ada petugas dari timnya yang berkeliling untuk mencegah adanya potensi praktik calo tiket bus di area terminal. Berkat hal itu, terminal bus bersih dari aksi calo dan juga premanisme.

Bahkan, pada tahun 2021 teminal Baranangsiang mendapatkan penghargaan Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) lantaran tidak ada aksi pungli dan calo. 

Kendati sarana dan prasarana terminal berada di tengah keterbatasan, Moses mengungkapkan sangat bangga terminal yang dipimpinnya bisa mendapatkan penghargaan tersebut. Sabab, predikat atau penghargaan itu tidak semua institusi bisa mendapatkannya. 

"Kami sebagai layanan masyarakat terus melakukan pembenahan dan memberikan pelayanan terbaik walau keadaan sarana prasarana kami tidak memadai. Mungkin karena ketulusan kami dalam pelayanan sehingga kami diperbolehkan mendapat predikat WBK dari kementerian PAN RB tahun 2021," kata Moses.

https://otomotif.kompas.com/read/2024/01/19/174100415/kendati-kumuh-terminal-baranangsiang-diklaim-bersih-dari-calo-tiket

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke