Salin Artikel

Siap Meluncur, Suzuki S-Presso Bakal Incar Segmen City Car atau LCGC?

JAKARTA, KOMPAS.com - Pasar city car di Indonesia sebentar lagi bakal kedatangan pemain baru. Tepatnya dalam ajang GIIAS 2022 yang berlangsung pekan ini, Suzuki siap merilis S-Presso.

Mobil asal India ini datang dengan dimensi yang mungil. Bila mengintip dari spesifikasi di India, Suzuki S-Presso memiliki panjang 3.565 mm, lebar 1.520 mm, dan tinggi 1.565 mm.

Walau mungil, tapi desainnya mengarah pada small SUV. Apalagi visualnya dibuat kotak dengan gril dan bumper yang terlihat tinggi dan memiliki skid plate pada bagian bawahnya.

Tapi melihat dapur pacu menggunakan kode K-10B dengan kapasitas 998 cc tiga silinder, tentu ini mendatangkan pertanyaan. Apakah S-Presso akan berada di segmen city car, atau malah mengusik pasar low cost green car (LCGC) alias mobil murah ramah lingkungan?

Seperti diketahui, meski masih diproduksi, tapi Karimun Wagon R tak lagi menjadi LCGC Suzuki. Dengan demikian, pemain mobil murah saat ini hanya dihuni tiga merek, yakni Honda, Toyota, dan Daihatsu.

Kedatangan S-Presso bisa saja menggantikan peran Wagon R, apalagi berdasarkan bocoran yang Kompas.com terima dari salah satu tenaga penjual Suzuki, kisaran banderolnya sangat kompetitif, yakni dari Rp 155 juta hingga Rp 164 juta.

Bila benar, artinya S-Presso akan berhadapan dengan Brio Satya, Daihatsu Ayla, dan Toyota Agya. Tentunya dengan masing-masing varian dengan kisaran harga yang sama.

Karena bila disandingkan dengan city car yang ada saat ini, seperti Daihatsu Sirion dan Brio RS, secara spesifikasi dan harga S-Presso tak bisa mengungguli. Termasuk dengan saudaranya, yakni Ignis, yang saat ini harga jualnya di atas Rp 200 juta.

Namun di lain sisi, tentu Suzuki S-Presso tak bisa dikategorikan sebagai segmen LCGC lantaran status produk yang didatangkan dari luar negeri alias impor.

S-Presso di India sudah dibekali fitur-fitur standar seperti dual airbag, anti-lock braking system (ABS), electronic brake-force distribution (EBD), sensor parkir belakang, dan juga peringatan ketika mobil melaju dalam kecepatan tinggi.

Tampilan interior meski sederhana, tapi dirancang cukup menarik dengan model layout pada bagian tengah dasbor yang dibuat bulat layaknya Mini.

Sementara untuk pengaturan air conditioner (AC) terlihat masih konvensional menggunakan knob manual. Tampilan kemudi juga terlihat polos tanpa ada switch untuk pengaturan audio.

Menariknya posisi tombol power window ada di tengah dasbor, layaknya sedan-sedan Eropa lawas. Begitu juga dengan posisi speedometer yang berada tepat di atas head unit layar sentuh 7 inci. 

Tak hanya manual, Suzuki juga masih mempercayakan pilihan sistem transmisi Auto Gear Shift alias AGS pada S-Presso seperti yang digunakan Ignis dan Wagon R.

Walau belum ada keterangan resmi dari pihak Suzuki, namun dengan bocoran harga yang cukup kompetitif, S-Presso berpeluang menggoda konsumen segmen LCGC sekaligus memberikan pilihan baru untuk city car di Tanah Air.

https://otomotif.kompas.com/read/2022/08/08/093100815/siap-meluncur-suzuki-s-presso-bakal-incar-segmen-city-car-atau-lcgc-

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.