Salin Artikel

Begini Fitur Unggulan Mitsubishi Triton, Bikin Pemula Jago Off Road

JAKARTA, KOMPAS.com – Mitsubishi Triton merupakan mobil pekerja yang tangguh di segala medan. Menariknya, mobil kabin ganda ini punya berbagai fitur penunjang yang bikin pemula bisa jago offroad.

Misalnya saja fitur Superselect 4WD II, kenop putar yang berfungsi untuk berpindah dari gerak 2 roda ke 4 roda ini sangat memudahkan penggunanya.

Ada 4 pilihan, 2H, 4H, 4HLc dan 4LLc. 2H untuk penggerak roda belakang yang bisa digunakan saat kondisi normal sehari-hari.

Mode 4H mengatur penggerak 4 roda dengan mekanisme full-time, jadi prinsipnya mirip dengan AWD dan bisa digunakan di jalan normal atau medan licin dengan kecepatan normal.

Sementara itu, mode 4HLc mengatur penggerak 4 roda namun sifatnya part-time, sehingga tidak bisa digunakan untuk kecepatan tinggi. Pada mode ini tersedia pilihan medan Snow, Mud/Sand dan Gravel.

Sedangkan yang terakhir 4LLc, mode ini mengatur penggerak 4 roda namun transmisi diset ke gigi rendah (low gear) untuk memaksimalkan tenaga dan torsi mesin saat melewati jalan dengan medan yang cukup berat.

Di sini bakal digunakan rasio gir yg lebih rendah buat fokus mentransfer tenaga mesin yg besar agar fokus di kecepatan rendah saja.

Di mode ini perpindahannya harus berhenti total dan posisi tuas transmisi harus ke N. Mirip dengan 4HLc, di sini juga ada mode yang bisa dipilih, Snow, Mud/Sand, Gravel dan Rock.

Fitur lainnya yang juga memudahkan pengemudi seperti Hill Start Assist dan juga ada Hill Descent Control.

Secara umum, melewati medan offroad dengan Triton terasa menyenangkan. Karena tuas transfer case tinggal diputar sesuai keinginan saat melewati berbagai medan.

Pengemudi tinggal fokus injak gas dan rem, sambil mencari jalan yang aman dilewati. Sebab respons putaran roda bakal menyesuaikan sendiri dengan jalan yang dilintasi.

Dengan aproach angle 31 derajat dan departure angle 23 derajat, serta breakover angle atau bagian tengah 25 derajat, Triton cukup fleksibel saat masuk jalur offroad.

Namun memang bumper belakang lebih sering menyentuh permukaan tanah saat menanjak atau menurun, sementara bumper depan lebih aman.

Satu catatan mungkin datang dari ban, karena masih menggunakan tipe AT, Triton masih sering selip ketika melewati lumpur yang agak dalam.

Bantingan suspensi terbilang moderat untuk ukuran double cabin, tidak terlalu keras tapi juga tidak empuk.

Adapun soal dapur pacu, mesin 4N15 berkapasitas 2.442 cc turbo diesel bertenaga 181 tk dan torsi 430 Nm sudah lebih dari cukup untuk menghadapi obstacle pada medan offroad ringan hingga sedang.

https://otomotif.kompas.com/read/2021/10/05/134100515/begini-fitur-unggulan-mitsubishi-triton-bikin-pemula-jago-off-road

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.