Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Sigra Juga Bertahan dengan Air Circulator

TANGERANG, KOMPAS.com - Daihatsu Sigra facelift resmi meluncur di Jakarta, Senin (16/9/2019). Ubahan mobil MPV kelas bawah itu dapat dilihat dari eksterior dan interior, serta beberapa fitur baru di varian tertentu.

Namun ada beberapa fitur yang masih dipertahankan oleh Sigra setelah tiga tahun mengaspal, salah satunya yaitu Air Circulator. Sistem yang membantu mendistribusikan hawa dingin dari AC lebih cepat ke kabin belakang.

Air Circulator bekerja ala kipas angin tambahan. Hawa dingin yang dikeluarkan lubang AC di depan dihirup kemudian ditiup lagi ke belakang. Berbeda dengan AC Double Blower yang memang punya dua sistem pendinginan.

Pradipto Sugondo, Research & Development Executive Officer PT Astra Daihatsu Motor (ADM), mengatakan, Sigra masih memakai AC dengan sistem Air Circulator karena menjaga konsumsi bahan bakar tetap irit.

"Kalau AC double blower ada dua unit pendingin depan belakang, itu yang membuat kompresornya lebih besar dan mempengaruhi ke fuel consumption," kata Pradipto, saat peluncuran Sigra di Tangerang, Senin (16/9/2019).

Pradipto mengatakan, konsumsi bahan bakar merupakan poin penting sebab Sigra berada di kelas low cost green car (LCGC), yang mengharuskan mobil di segmen ini memiliki konsumsi bahan bakar 20 km per liter.

"Kalau Xenia sudah double blower sebab mesinnya lebih besar dan dia bukan LCGC tidak ada syarat bahwa fuel consumption-nya mesti 20 km per liter," katanya. "Ini juga jadi tantangan kita ke depannya," katanya.

https://otomotif.kompas.com/read/2019/09/17/081100315/sigra-juga-bertahan-dengan-air-circulator

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke