Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Alasan Body Repair di Bengkel Resmi Dihitung per Panel

Kompas.com - 02/08/2023, 19:11 WIB
Gilang Satria,
Azwar Ferdian

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Perbaikan mobil mobil yang lecet atau baret bisa dilakukan di bengkel body repair. Bengkel body repair pun berbagai macam, mulai dari pinggir jalan sampai dengan milik diler mobil resmi.

Salah satu yang menyediakan perbaikan body repair mobil ialah diler Toyota, Auto2000. Divisi Body Paint Service ini menyediakan perbaikan bodi mobil Toyota mulai dari kerusakan ringan, kerusakan sedang, hingga parah.

Baca juga: Mitos atau Fakta, Dilarang Lihat Proses Servis Motor di Bengkel Resmi?

Auto2000 Bodi & Cat juga menyediakan layanan super cepat yaitu Express Bodi & Cat yang hanya membutuhkan delapan jam untuk perbaikan atau One Day Service.

Yanto Rudianto, BPI & THS-BP Department Auto2000, mengatakan, perbaikan di bengkel ini dihitung per panel. Misalnya, ingin mengecat bumper depan yang luka maka akan dicat seluruh panel.

"Harus satu panel, bila tidak maka kualitas lapisan catnya tidak maksimal, atau kurang baik, seperti daya rekat cat kurang sempurna," kata Yanto kepada Kompas.com, Rabu (2/8/2023).

Baca juga: Awas Macet, Ada Perbaikan Jalan Tol Jagorawi Arah Jakarta

Yanto mengatakan, Auto2000 menggunakan alat bernama Automatchic Vision (AMV). Sedangkan perangkat lunaknya, menggunakan Mixit untuk mengetahui warna cat secara spesifik jadi tidak belang.

"Ketika kita ketemu dengan warna-warna yang kita tidak tahu kodenya, warna-warna custom, kita gunakan alat ini," ujar Yanto.

Yanto menambahkan, keakuratan alat tersebut bisa mencapai 90 persen hingga 95 persen, khusus warna-warna solid. Sedangkan untuk warna yang metallic, bisa mencapai 80 persen hingga 85 persen. Biaya untuk pengerjaan per panel bisa tembus Rp 1 juta.

"Biaya body repair kisaran Rp 800.000 sampai Rp 1 juta, untuk satu panel kerusakan ringan sampai medium. Kerusakan ringan contohnya baret, atau penyok dengan ukuran kertas A4 kerusakan medium panel sobek (sampai pelat sobek)," katanya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Berikan Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
China Minta AS Cabut Perintah Terkait Minyak Asal Venezuela
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi Akun
Proteksi akunmu dari aktivitas yang tidak kamu lakukan.
199920002001200220032004200520062007200820092010
Data akan digunakan untuk tujuan verifikasi sesuai Kebijakan Data Pribadi KG Media.
Verifikasi Akun Berhasil
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau