Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Apa Artinya Saat Indikator Rem ABS pada Mobil Menyala?

Kompas.com - 25/08/2022, 14:31 WIB
Dicky Aditya Wijaya,
Stanly Ravel

Tim Redaksi

SEMARANG, KOMPAS.com - Fitur anti-lock braking system (ABS) sudah jadi standar keamanan bagi sebagian besar mobil-mobil baru saat ini.

Namun demikian, bila rem ABS mengalami masalah, biasanya pengemudi akan diberikan informasi melalui kedipan atau lampu indikator warna kuning yang menyala pada panel instrumen.

Indikator tersebut umumnya terdiri atas tulisan ABS di dalam lingkaran dengan dua lengkungan di sisi kiri-kanan. 

Tak jarang pengemudi mobil langsung panik dan beranggapan bahwa terjadi gagal fungsi pada sistem pengereman.

Baca juga: Begini Cara Antisipasi Vapor Lock pada Rem Mobil

 

Lalu, apa yang harus dilakukan?

Menurut Kepala Bengkel Nissan Setyabudi Semarang Andika Herda Permana, jika lampu indikator rem ABS pada panel speedometer mennyala, pengemudi tak perlu panik. Sebab, rem mobil tetap berfungsi normal. 

"Indikator ABS nyala bukan menandakan semua fungsi rem bermasalah, tetapi hanya menunjukkan ada kendala pada sistemnya," ucap Andika kepada Kompas.com, Kamis (25/8/2022). 

Menurut Andika, biasanya hal tersebut terjadi karena sensor-sensor yang ada pada roda depan kanan, kiri, belakang, kena kotoran, akhirnya sensor mengalami masalah.

Andika menyebutkan, penyebab lain karena kelistrikan mobil terhubung dengan sistem ABS rusak, seperti digigit tikus, atau asalnya dari kontrol perangkat ABS yang ada pada ECU. 

"Bisa dimatikan dengan dicek atau scan DTC ECU. Nantinya bengkel akan setting ulang dan membersihkan sensor-sensor ABS," kata dia. 

Bisa dibilang, indikator ABS yang menyala menandakan mobil membutuhkan perawatan lebih lanjut. 

Baca juga: Begini Cara Sistem ABS Mengantisipasi Pengereman Mendadak

Untuk itu, Andika menyarankan, jika indikator lampu rem ABS nyala, sebaiknya pengemudi mobil mengurangi kecepatan. Baru dilanjutkan cek komponen ABS keseluruhan.

 

Mobil tetap boleh dijalankan, tapi dengan kecepatan terbatas. Sambil digunakan, coba rasakan rem dengan cara diinjak perlahan,  apakah jadi terlalu dalam atau malah kurang pakem. 

"Kalau rem jadi kurang pakem, bisa jadi ada kerusakan lain pada komponen pengereman. Segera berhenti dan cek bagian rem agar kerusakan tidak semakin parah dan membahayakan," tutup Dika.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Berikan Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
[FULL] Kapolri soal Pantauan Arus Mudik Lebaran 2025: Fatalitas dan Keamanan Lebih Baik dari Tahun
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi Akun
Proteksi akunmu dari aktivitas yang tidak kamu lakukan.
199920002001200220032004200520062007200820092010
Data akan digunakan untuk tujuan verifikasi sesuai Kebijakan Data Pribadi KG Media.
Verifikasi Akun Berhasil
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau