Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pasar Otomotif Indonesia Panas, Kia Tak Gentar

Kompas.com - 05/11/2019, 16:22 WIB
Ruly Kurniawan,
Azwar Ferdian

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Kreta Indo Artha sebagai pemegang merek Kia di Indonesia, mengaku  tidak khawatir atas panasnya pasar otomotif di Indonesia, yang menyebabkan beberapa produsen serupa harus gulung tikar.

Hanya dalam waktu lima tahun, sedikitnya sudah ada empat produsen otomotif yang hengkang dari Indonesia yakni, Ford, Subaru, Infiniti, hingga paling terbaru adalah Chevrolet di 2020 nanti.

Alasan terbesar di balik keputusan itu ialah sulitnya bersaing di pasar otomotif dalam negeri. Meski demikian, Kia tidak mau ambil pusing atas riwayat tersebut.

Begitu pun tentang banyaknya produk terbaru yang disebut akan berlaga di tahun depan.

Baca juga: Ganti Bendera, Kia Mulai Jualan Lagi di Indonesia

"Kami tidak bisa mengomentari produsen otomotif tersebut, tapi kami yakin bahwa kehadiran Kia sekarang berbeda. Jauh lebih menarik," ujar Marketing and Development Division Head PT Kreta Indo Artha, Ario Soerjo, saat dihubungi Kompas.com, Jakarta, Selasa (5/11/2019).

Terlebih, dengan bantuan induk perusahaan yaitu Indomobil Sukses Internasional yang telah memiliki berbagai sarana pendukung, ia yakin Kia bisa bersaing hebat di pasar nasional.

"Bila berbicara optimisme, tentu kami optimis. Namun memang bertahap, tidak bisa langsung penjualannya tinggi. Meski demikian, kita yakin strategi yang sudah dibangun bisa memperkuat Kia," ujar Ario.

Baca juga: Serius di Indonesia, Kia Bisa Dirakit Lagi

"Saya kira, Kia lebih menjanjikan. Mereka sudah menyiapkan berbagai hal seperti barang-barang yang memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen," kata dia.

Saat ini beberapa diler Kia usai pindah tangan dari PT Kia Mobil Indonesia ke perusahaan patungan Indomobil Sukses Internasional sudah mulai kembali beroperasi.

PT Kreta Indo Artha telah melakukan soft launching sejak 1 November 2019.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Berikan Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
China Minta AS Cabut Perintah Terkait Minyak Asal Venezuela
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi Akun
Proteksi akunmu dari aktivitas yang tidak kamu lakukan.
199920002001200220032004200520062007200820092010
Data akan digunakan untuk tujuan verifikasi sesuai Kebijakan Data Pribadi KG Media.
Verifikasi Akun Berhasil
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau