Jakarta, KompasOtomotif - Jarang menggunakan mobil atau sepeda motor tidak menjamin umur aki menjadi lebih awet. Justru sebaliknya, aki akan mudah tekor atau soak saat mesin dihidupkan.
Hal ini diakibatkan karena tidak adanya siklus pengisian ulang yang biasa terjadi saat mesin hidup atau ketika berjalan. Umumnya cara ini diakali dengan memanaskan mesin sesekali waktu, tapi sayang dalam prakteknya masih banyak yang salah.
Technical Advisor-Quality Assurance Astra Otoparts Sahrudin, untuk membuat aki tetap bisa bekerja maksimal pada mobil dan motor yang jarang digunakan tidak hanya cukup dengan modal memanaskan mesinnya saja.
"Kalau memanaskan mobil tidak efektif dalam kondisi diam dengan putaran mesin (RPM) langsam. Paling baik itu kendaraan harus dibawa jalan agar proses pengisian berlangsung maksimal," ucap Sahrudin kepada wartawan di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (26/10/2017).
Baca : Resep Aki Awet, Bukan Sekadar Perawatan
Sahrudin menjelaskan, memanaskan mobil dalam kondisi diam di tempat tidak cukup maksimal mendorong pengisian arus listrik ke aki. Hal ini disebabkan tekanan rpm yang kurang tinggi.
"Lebih baik di bawa jalan sebentar, agar RPM bisa tercapai di untuk membuat arus listrik ke aki maksimal. Paling ideal itu di atas 2.000 RPM," ucap Sahrudin.
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.