Pertamina Naikkan Harga Pertamax - Kompas.com

Pertamina Naikkan Harga Pertamax

Stanly Ravel
Kompas.com - 11/10/2017, 17:05 WIB
Pertalite resmi uji pasar di wilayah Sulawesi Utara, Sabtu (26/3/2016).Ghulam/KompasOtomotif Pertalite resmi uji pasar di wilayah Sulawesi Utara, Sabtu (26/3/2016).

Jakarta, KompasOtomotif - PT Pertamina (Persero) resmi menaikkan harga bahan bakar khusus (BBK) per 11 Oktober 2017. Kenaikan harga BBK tidak berlaku untuk Premium dan Solar.

VP Corporate Communication Pertamina Adiatma Sardjito, mengatakan kenaikkan harga dilakukan mengikuti tren harga minyak mentah yang mulai naik.

"Kenaikan kita sudah mulai per 10 Oktober 2011, faktornya karena harga minyak yang makin tinggi. Naiknya di tiap wilayah tapi beda-beda dengan kisarannya itu hampir Rp 500," ucap Adiatma saat dihubungi KompasOtomotif, Rabu (11/10/2017).

Menurut Adiatma, pengaruh besar kenaikkan harga BBK selain dari harga minyak dunia juga dari nilai tukar dollar. Karena itu tiap dua bulan biasanya akan dilakukan evaluasi lagi.

Baca : Kapan Pertamina Mulai Tolak Tunai di SPBU?

"Kalau harga minyak turun dan kurs rendah bisa turun lagi harga BBK-nya," ucap Adiatma.

Berikut harga Pertalite, Pertamax, Pertamax Turbo, Pertamax Racing, Dexlite, dan Pertamina Dex, berlaku Terhitung Mulai Tanggal (TMT) 11 Oktober 2017 ;

WILAYAH

PERTALITE

PERTAMAX

PERTAMAX
TURBO

PERTAMAX
RACING

DEXLITE

PERTAMINA DEX

Prov. Nanggroe Aceh Darussalam

7,500

8,350

9,450

44,500

7,300

9,300

Prov. Sumatera Utara

7,500

8,250

9,450

44,500

7,300

8,800

Prov. Sumatera Barat

7,500

8,350

9,450

44,500

7,300

9,000

Prov. Riau

7,900

8,350

9,450

-

7,600

9,350

Prov. Kepulauan Riau

7,900

-

9,600

-

7,600

8,900

Kodya Batam (FTZ)

7,900

-

9,450

-

7,600

8,200

Prov. Jambi

7,700

8,350

9,450

-

7,450

9,350

Prov. Bengkulu

7,500

8,250

-

-

7,300

9,050

Prov. Sumatera Selatan

7,700

8,350

9,450

-

7,450

8,900

Prov. Bangka-Belitung

7,700

8,350

-

-

7,450

10,400

Prov. Lampung

7,700

8,350

9,450

-

7,450

8,900

Prov. DKI Jakarta

7,500

8,250

9,350

42,000

7,300

8,800

Prov. Banten

7,500

8,250

9,350

42,000

7,300

8,800

Prov. Jawa Barat

7,500

8,250

9,350

42,000

7,300

8,800

Prov. Jawa Tengah

7,500

8,250

9,400

-

7,300

8,900

Prov. DI Yogyakarta

7,500

8,250

9,400

-

7,300

8,900

Prov. Jawa Timur

7,500

8,250

9,400

43,500

7,300

8,900

Prov. Bali

7,500

8,250

9,400

43,500

7,300

9,000

Prov. Nusa Tenggara Barat

7,500

8,350

9,450

-

7,300

9,050

Prov. Nusa Tenggara Timur

7,500

8,950

10,900

-

7,300

9,050

Prov. Kalimantan Barat

7,700

8,450

9,550

-

7,450

9,700

Prov. Kalimantan Tengah

7,700

8,250

-

-

7,450

9,700

Prov. Kalimantan Selatan

7,700

8,250

9,550

-

7,450

9,700

Prov. Kalimantan Timur

7,700

8,250

-

-

7,450

9,700

Prov. Kalimantan Utara

7,700

8,250

-

-

7,450

9,700

Prov. Sulawesi Utara

7,700

8,750

10,550

-

7,450

-

Prov. Gorontalo

7,700

9,150

10,550

-

7,450

-

Prov. Sulawesi Tengah

7,700

8,650

10,550

-

7,450

10,350

Prov. Sulawesi Tenggara

7,700

8,750

10,550

-

7,450

10,350

Prov. Sulawesi Selatan

7,700

8,450

10,550

-

7,450

10,350

Prov. Sulawesi Barat

7,700

9,000

10,550

-

7,450

10,350

Prov. Maluku

7,700

9,600

-

-

7,450

18,000

Prov. Maluku Utara

7,700

11,100

-

-

7,450

-

Prov. Papua

7,700

10,400

16,350

-

7,450

15,800

Prov. Papua Barat

7,700

10,900

-

-

7,450

-

 

PenulisStanly Ravel
EditorAgung Kurniawan
Komentar
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM