Jajal Singkat Agya 1.2L Terbaru di Ancol (2) - Kompas.com

Jajal Singkat Agya 1.2L Terbaru di Ancol (2)

Ghulam Muhammad Nayazri
Kompas.com - 30/04/2017, 09:43 WIB
Ghulam Nayazri/Otomania New Agya tampil perdana secara publik di IIMS 2017

Jakarta, KomapsOtomotif – Setelah menceritakan kesan pertama kali duduk dan merasakan kabin Toyota New Agya 1.2L tipe G transmisi otomatis, kali ini redaksi KompasOtomotif akan berbagi pengalaman soal performa dan handling-nya.

Perlu diketahui, waktu untuk menjajal New Agya ini sangat singkat, jadi hanya beberapa saja yang bisa dieksplor. Meski begitu, kesempatan ini tak lantas disia-siakan untuk diikuti.

Performa

Mulai injak gas pertama kali, setelah tuas persneling di geser ke posisi “D” (driving) dan rem tangan diangkat, respons mesin tidak begitu lemot dan galak, sesuai dengan karakter matik pada umumnya, dan masih dalam tahap wajar.

Baca:Jajal Singkat Agya 1.2L Terbaru di Ancol (1)

Kondisi saat itu, mobil diisi oleh empat orang dengan spesifikasi tidak kurus bahkan cenderung gempal. Di atas kertas torsi maksimalnya 11,0 Nm yang bisa didapat pada 4.200 rpm. Untuk berkendara di dalam kota dengan kondisi jalan datar, cukup mengakomodir karakter berkendara stop and go. Sementara untuk antar kota antar provinsi, masih belum diketahui sampai mana kemampuannya.

Ghulam/KompasOtomotif New Agya.

Sementara untuk tenaga maksimal, New Agya disebut mampu mengeluarkan 88 PS (86,24 tk) @6.000 rpm. Namun, dengan trek yang pendek di jalanan lingkungan Ancol, membuat kami tidak bisa menjajal kemampuannya melesat.

Menggendong mesin 1.2L yang sebelumnya digunakan pada Calya. semestinya akan terasa beda hasilnya saat diimplementasikan di Agya. Mengingat hitung-hitungan bobot dan dimensi bodi yang tidak sama.

Handling

Kesan pertama tentu datang dari kemudi yang terasa tidak terlalu enteng atau berat. Jadi ketika ngebut tidak terlalu terkoreksi kemudinya, lalu saat ingin memarkirkan mobil setir juga tidak begitu berat, dan mengurangi kenyamanan.

Ketika melewati belokan dan putaran balik, redaksi KompasOtomotif  sengaja sedikit di tekan gas untuk merasakan pergerakan bodi. Hasilnya, terasa cukup stabil (tanpa berayun), sehingga tidak terlalu menimbulkan efek mual-mual pada penumpang, karena perut serasa dikocok.

Jadi, ketika berbicara soal first impression dari tes singkat ini, New Agya punya bargain position yang cukup kuat mengambil hati konsumen, mengingat harganya (tipe G A/T) masih di bawah Rp 150 juta. Bukan tidak mungkin konsumen city car Toyota akan beralik ke sini. Namun untuk berkendara jarak jauh, masih belum diketahui kemampuannya. Nantikan pengujian selanjutnya.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
PenulisGhulam Muhammad Nayazri
EditorAgung Kurniawan
Komentar
Close Ads X