Senin, 28 Juli 2014

Otomotif


Ducati Sport 1000S, Jangan Remehkan Muka Klasiknya

Penulis: Donny Apriliananda | Kamis, 23 Agustus 2012 | 18:31 WIB
Dibaca:   Komentar:
|
Share:
  • Sumber : onewheeldrive | Author : -

    Sepeda motor bertampang lawas tapi trengginas, diproduksi untuk mengangkat kembali derajat balap klasik Ducati di era 1970-an.

  • Sumber : onewheeldrive | Author : -

    Sering dipakai balapan, karena spesifikasinya memang sudah cukup untuk turun di sirkuit.

Jakarta, KompasOtomotif – Dua hari terakhir, Ducati Sport 1000S mendadak tenar lantaran peristiwa tragis yang merenggut nyawa pengendaranya Andre J Mamuaya. Direktur Corporate Affair PT Adaro Indonesia Tbk mengalami tabrakan hebat dengan Kijang Innova di kawasan Sudirman, Jakarta Selatan, Selasa (21/8).

Sejak saat itu, tak hanya kronoligisnya ramai diperbincangkan, tetapi juga sepeda motornya yang ringsek di bagian depan, dan saat ini mendekam di Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, kawasan Jl. MT.Haryono, Jakarta Selatan. Ya, ternyata Ducati Sport 1000S menyimpan aura ganas di balik tampangnya yang "renta".

Moge berdarah Italia itu dilansir pertama kali pada 2007 dengan tujuan ingin mengembalikan aura balap klasik di era 1970-an. Kehadirannya diplot untuk menggantikan Ducati GT 1000 yang diluncurkan pada 2006 dan meraih banyak penggemar, para penyuka sepeda motor klasik tapi mengadopsi teknologi modern.

Ducati Sport 1000S  menggendong mesin 992 cc, dua silinder dengan konfigurasi L90 derajat. Mesin ini sanggup mengeluarkan tenaga hingga 92 PS pada  8.000 rpm dan torsi 91,2 Nm pada 6.000 rpm. Kompresi 10:1 dirasa tinggi, sehingga motor berbobot 185 kg itu terasa galak dan butuh nyali untuk menungganginya. Dibawa pelan akan sangat tidak nyaman karena pengendara harus menunduk bak lagi membalap di sirkuit.

Informasi dari saksi mata di tempat kejadian seakan mengamini kencangnya sepeda motor ini. Bahwa mendiang Andre melaju sangat cepat dan tak bisa menghindari mobil yang akan membelok.

Mesin yang sudah bertenaga itu masih didukung dengan peranti balap lain seperti sistem pengabutan bahan bakar injeksi keluaran Magnetti Marelli. Inilah perusahaan aksesoris dan komponen balap yang juga memasok komponen untuk tim-tim balap di Formula1 dan MotoGP.

Dalam spesifikasi yang diambil dari situs resmi Ducati, sepeda motor ini sanggup melaju dengan kecepatan maksimal 135 mil per jam, atau setara 216 km per jam. Bayangkan, membesutnya dengan kecepatan tinggi  di jalanan Sudirman yang sepi karena musim Lebaran, kemungkinan tergoda untuk tancap gas sangat besar terjadi.

Ducati Sport 1000S memang dijual di Indonesia secara resmi lewat Agen tunggal Pemegang Merek (APM) Ducati di Indonesia, PT Supermoto Indonesia atau biasa disebut Ducati Indonesia yang punya showroom di kawasan SCBD, Sudirman, Jakarta. Harga sepeda motor klasik ini dipatok antara Rp 390 – 392,5 juta.

 

Ducati Sport Classic 1000s from Pedro Guimaraes on Vimeo.


Editor : Bastian