Fanatisme Pemilik Membuat VW Terus Hidup di Palembang - Kompas.com

Fanatisme Pemilik Membuat VW Terus Hidup di Palembang

Kompas.com - 02/05/2008, 13:54 WIB

"MOBIL kodok”, sebutan tersebut selalu melekat pada sosok Volkswagen Beetle yang kelahirannya tidak lepas dari gagasan Adolf Hitler. Waktu itu Hitler menginginkan sebuah mobil rakyat yang terjangkau oleh kelas pekerja di Jerman.

Kini 70 tahun setelah prototipe Volkswagen (VW) Beetle pertama kali dipertontonkan kepada Hitler tahun 1938, kepopulerannya benar-benar menembus batas negara. Keunikan dan keistimewaan desain serta mesinnya memukau siapa saja, tak terkecuali di Palembang, Sumatera Selatan.

Komunitas pencinta VW di Palembang tergabung dalam Palembang Volkswagen Club. Anggota kelompok ini sering terlihat nongkrong di seputar Jalan POM IX, Sabtu malam. Bahkan, Kota Palembang baru saja terpilih sebagai lokasi Jambore VW dan Vespa Nasional 2008 yang berlangsung Maret lalu.

Tri Joko Dharmadi (56) salah satu pendiri Palembang Volkswagen Club saat ditemui Kompas di rumahnya, Sabtu (26/4), menceritakan, jumlah VW di Palembang cukup banyak karena dahulu merupakan kendaraan operasional PT Pertamina dan PT Pupuk Sriwijaya (Pusri). ”Dulu, sekitar tahun 1980, jumlah VW mencapai 100-an. Sekarang yang masih tersisa di Palembang sekitar 50 karena dibawa pemiliknya pulang kampung, seperti ke Jawa dan Medan,” kata Joko.

Menurut catatan Joko, di Palembang pernah ada VW produksi 1948, tetapi sekarang sudah tidak ada. Kebanyakan VW di Palembang produksi tahun 1965 ke atas, yang terdiri dari VW Kodok, VW Combi, VW Safari, dan VW Variant. Beberapa jenis VW keluaran baru, seperti VW Caravelle dan VW New Beetle, pun ada di Palembang.

Merawat VW, kata Joko, sangat mudah, yang terpenting jangan sampai oli mesin telat diganti. Untuk membongkar mesin VW pun mudah, tidak seperti membongkar mesin mobil lainnya. Itulah salah satu kelebihan mesin VW. ”Cukup pakai dongkrak, lalu lepaskan empat baut yang mengunci mesin pada dudukannya,” kata Joko, yang mahir membongkar pasang mesin VW.

Memperoleh onderdil VW tidak sesulit yang dibayangkan orang mengenai mobil tua. Joko mengungkapkan, di Palembang ada dua toko yang menjual onderdil VW. Toko tersebut menjual berbagai jenis onderdil meskipun untuk onderdil tertentu harganya dua kali lipat dibandingkan harga di Jakarta. Untuk memperoleh onderdil yang mahal atau sulit ditemukan, Joko memiliki langganan toko onderdil di kawasan Senen, Jakarta. Joko tinggal menelepon dari Palembang dan barang pun dikirim.

Shaiful Ichsan (49), warga Palembang yang memiliki dua VW, mengatakan, VW memiliki kelebihan mobil buatan Eropa, yaitu kenyamanan dan kestabilan saat melaju di kecepatan tinggi ataupun rendah. VW juga awet meskipun sudah berumur puluhan tahun.  (Wisnu Aji Dewabrata)

Editor

Terkini Lainnya

Mitsubishi Evo 'Is Back'!

Mitsubishi Evo "Is Back"!

News
Di Surabaya, Civic Type R Sudah Tembus Rp 1 M

Di Surabaya, Civic Type R Sudah Tembus Rp 1 M

News
BMW i8 Bisa 'Nge-Charge' di PLN Gambir

BMW i8 Bisa "Nge-Charge" di PLN Gambir

News
Cara Benar Mengurus SIM yang Hilang

Cara Benar Mengurus SIM yang Hilang

Tips N Trik
Wuling Langsung Tancap Gas di Surabaya

Wuling Langsung Tancap Gas di Surabaya

News
Kondisi Rossi Semakin Membaik

Kondisi Rossi Semakin Membaik

Sport
Perbaiki Bemper Penyok Pakai Air Panas, Memang Bisa?

Perbaiki Bemper Penyok Pakai Air Panas, Memang Bisa?

Tips N Trik
Kejar Toyota Camry, Honda Mulai Produksi Accord 2018

Kejar Toyota Camry, Honda Mulai Produksi Accord 2018

News
Suzuki Kerek Harga Ignis Bulan Depan

Suzuki Kerek Harga Ignis Bulan Depan

News
Honda Tembakkan PCX Lokal, Yamaha Siap Menghindar

Honda Tembakkan PCX Lokal, Yamaha Siap Menghindar

News
Wuling Lanjutkan Ekspansi di Sulawesi

Wuling Lanjutkan Ekspansi di Sulawesi

News
NMAX Cukup Bikin Yamaha Pusing

NMAX Cukup Bikin Yamaha Pusing

News
Daihatsu dan Honda Perang Promo di Surabaya

Daihatsu dan Honda Perang Promo di Surabaya

News
Tanpa Pabrik, Pasar Otomotif Australia Masih Menggiurkan

Tanpa Pabrik, Pasar Otomotif Australia Masih Menggiurkan

News
Sepanjang 2017, Avanza Transmover Tanpa Gairah

Sepanjang 2017, Avanza Transmover Tanpa Gairah

News
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM