Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Suzuki Ignis Disuntik Mati, Harga Bekasnya mulai Rp 80 Jutaan

Kompas.com - 10/07/2024, 13:41 WIB
Aprida Mega Nanda,
Azwar Ferdian

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Segmen city car hingga saat ini masih banyak peminat, terutama bagi mereka yang memiliki tuntutan mobilitas tinggi di perkotaan. Desainnya yang kompak, membuat mobil ini tak hanya diminati anak muda, tetapi juga pembeli pertama dan keluarga muda.

Beberapa produsen mobil masih aktif meramaikan segmen city car di Indonesia.

Salah satunya adalah Suzuki. Untuk segmen city car, Suzuki mengandalkan S-Presso dan Ignis. Sayangnya, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) mengaku mulai berhenti menjual Ignis di Tanah Air.

Alasan diskontinu Ignis lantaran Suzuki ingin berfokus pada kendaraan elektrifikasi.

Baca juga: Pilihan Makin Sulit, Jack Miller Tetap Menolak Jadi Test Rider

“Sesuai dengan rencana korporasi kami yang secara bertahap akan lebih fokus ke produk terelektrifikasi, seperti XL 7 Hybrid dan Ertiga Hybrid, serta memperkuat keberadaan model-model buatan dalam negeri,” kata Dony Ismi Saputra, Deputy Managing Director 4W PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) saat dihubungi Kompas.com.

Namun, bagi Anda yang ingin meminang Suzuki Ignis, unitnya masih banyak tersedia di pasar mobil bekas.

Test Drive Suzuki IgnisKOMPAS.com/DIO DANANJAYA Test Drive Suzuki Ignis

Dilansir dari situs jual beli mobil bekas, Rabu (10/7/2024), Ignis dengan transmisi manual keluaran tahun 2019 dibanderol Rp 88 juta. Sedangkan untuk transmisi otomatis lansiran tahun 2018 dijual Rp 97 juta.

Anda yang menginginkan mobil dengan tahun lebih muda bisa menjatuhkan pilihan pada Ignis lansiran 2020 transmisi otomatis dengan banderol Rp 145 juta. Atau bisa juga memilih mobil dengan transmisi manual lansiran tahun 2021 dengan harga Rp 128 juta.

Baca juga: Ongkos Perawatan Mobil Kecil yang Sudah Dilapis Coating

Sementara untuk tahun 2023 transmisi otomatis masih dijual dengan harga yang cukup tinggi yakni Rp 185 juta.

Kalau menemukan perbedaan harga meski tipe dan tahun produksi sama, bisa jadi karena kondisi fisik unit yang berbeda baik dari sisi mesin, bodi, kelistrikan, dan kaki-kaki.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com