Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bos Yamaha Bilang Harga Motor Listrik Honda Terlalu Mahal

Kompas.com - 13/01/2024, 07:02 WIB
Dio Dananjaya,
Agung Kurniawan

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com – PT Astra Honda Motor (AHM) telah mengumumkan harga jual motor listrik Honda EM1 e:. Saat ini, EM1 e: dibanderol Rp 33 juta dan Rp 33,5 juta, setelah mendapat subsidi pemerintah sebesar Rp 7 juta.

Honda EM1 e: dijual tanpa charger yang dibanderol sekitar Rp 5 juta hingga Rp 6 juta. Artinya, harga total Honda EM1 e: termasuk dengan charger-nya sekitar Rp 39 juta dan Rp 39,5 juta untuk EM1 e: Plus.

Dyonisius Beti, Presiden Direktur dan CEO PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), menilai bahwa harga motor listrik Honda EM1 e: masih terlalu mahal.

Baca juga: Tidak Disukai Petinggi Ducati, Ini Kata Marc Marquez

“Oh iya kita lihat, itu kan harganya masih cukup tinggi ya,” ujar Dyon saat ditemui di sela-sela peluncuran Yamaha Lexi LX 155 di Jakarta (12/1/2024).

“Dan itu harus cari cost yang lebih rendah dan standarisasi baterai terlebih dahulu,” kata dia.

Meski masih terbilang mahal, kehadiran Honda EM1 e: menjadi sebuah gebrakan dari pabrikan Jepang. Mengingat masih sedikit yang memasarkan motor listrik di Indonesia.

Baca juga: Adu Spek Wuling BinguoEV dan MG4 EV, Mobil Listrik Harga Rp 400 Jutaan

Tercatat, saat ini baru PT AHM dan PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI) lewat Ninja e-1 dan Z e-1 saja, yang resmi diluncurkan ke pasar.

Sebelumnya, Direktur Pemasaran PT Astra Honda Motor (AHM) Octavianus Dwi, menjelaskan alasan mengapa motor listrik ini dijual dengan harga menyentuh Rp 33 juta.

Seperti kita ketahui, mayoritas motor listrik di Indonesia dipasarkan di rentang harga Rp 10 jutaan hingga Rp 20 jutaan.

Baca juga: Yamaha Luncurkan Lexi LX 155, Harga mulai Rp 25 Jutaan

"Mengenai harga, saat ini apa yang membentuk harga itu, pasti menyesuaikan teknologi yang disematkan," ujar Octa di Cikarang (21/12/2023).

Octa juga mengatakan, kehadiran Honda EM1 e: menjadi salah satu langkah dalam menghadirkan pilihan moda transportasi berkelanjutan yang ramah lingkungan di Indonesia.

“Tapi sebenarnya ini kan sebuah pilihan, biasanya ini adalah motor kedua, ketiga, dan seterusnya. Jadi mereka-mereka akan tetap punya alternatif selain ICE (Internal Combustion Engine),” ucap Octa.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Komentar
mending yadea 15 jt 100 km kecepatan 65 bisa lebih belum rusak aja bosen udah pengen ganti model baru. ngapain beli honda yg mahal kalau spek rendah meskipun katanya kualitas bagus kecuali kalau mau koleksi motor ya oke gpp.


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kapal Selam Wisata Tenggelam di Laut Merah, 6 Orang Tewas
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi Akun
Proteksi akunmu dari aktivitas yang tidak kamu lakukan.
199920002001200220032004200520062007200820092010
Data akan digunakan untuk tujuan verifikasi sesuai Kebijakan Data Pribadi KG Media.
Verifikasi Akun Berhasil
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau