Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 01/07/2023, 08:42 WIB
Erwin Setiawan,
Agung Kurniawan

Tim Redaksi

KLATEN, KOMPAS.com - Setelah mobil melakukan penggantian kampas rem normalnya sistem akan bekerja dengan lebih baik. Tapi faktanya, kerap ada gejala rem berdecit saat proses pengereman atau mobil hendak berhenti.

Ada banyak penyebab rem berdecit, tapi bila masalahnya justru timbul setelah dilakukan penggantian kampas rem maka kemungkinan penyebabnya dapat dikerucutkan pada beberapa faktor.

Foreman Nissan Bintaro Ibrohim mengatakan, ada banyak penyebab rem mobil berdecit atau bunyi saat aktif, penggunaan jenis kualitas kampas menjadi salah satu penyebabnya.

Baca juga: Ketahui Waktu yang Tepat Mengganti Kampas Rem Mobil

Rem mobilDicky Aditya Wijaya Rem mobil

“Ada banyak jenis kampas rem dijual di pasaran, kami biasa menyebutnya KW, ada kampas rem yang terbuat dari bahan yang lebih keras dari standarnya, sehingga ini bisa menyebabkan rem berbunyi saat aktif,” ucap Ibrohim dikutip dari Kompas.com, Sabtu(1/7/2023).

Ibrohim mengatakan kampas rem yang lebih keras daripada standarnya akan menimbulkan gesekan yang tidak sempurna pada rotor disc atau piringan rem.

Jika kampas KW ini digunakan dalam waktu lama, tidak hanya bunyi berdecit yang menjadi kerugian tapi komponen lain juga bisa lebih cepat aus.

Baca juga: Ketahui Tanda Kampas Rem Mobil Sudah Tipis

Disc Brake mobil bergelombang menyebabkan pedal rem bergetar Dicky Aditya Wijaya Disc Brake mobil bergelombang menyebabkan pedal rem bergetar

“Karena kampas rem lebih keras dari ketentuannya, maka rotor disc bisa kalah, akibatnya lebih cepat aus atau termakan, lama-lama permukaannya menjadi tidak rata,” ucap Ibrohim.

Selain kampas rem, permukaan rotor disc yang tidak rata juga dapat menyebabkan rem berdecit saat aktif. Bunyi tersebut timbul justru ketika kampas rem baru saja diganti karena bentuk kampas rem baru belum menyesuaikan.

“Kampas rem baru memiliki permukaan yang rata, sedangkan kampas rem lama memiliki permukaan klop dengan permukaan rotor disc yang cekung atau tidak rata, akibatnya ketika kampas rem baru digunakan menyebabkan bunyi,” ucap Ibrohim.

Baca juga: Pemilik Mobil Wajib Tahu Batas Aman Ketebalan Kampas Rem

Ibrohim mengatakan, permukaan kampas rem yang tidak menyatu secara sempurna dengan rotor disc akan menyebabkan gaya gesek tidak merata bahkan cenderung menyebabkan bunyi berdecit saat bertautan.

Pada kasus ini, bunyi berdecit bisa terjadi meski kampas rem berkualitas orisinal karena pemicunya bukan tingkat kekerasan bahan tapi luas permukaan kampas yang bersinggungan dengan piringan rem.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com