Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 01/12/2022, 14:31 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Menjadi salah satu komponen penting, ternyata peran busi pada kendaraan tak sekadar sebagai pemantik untuk ledakan bahan bakar dan udara.

Melalui busi, pemilik mobil juga bisa mengetahui adanya masalah pada mesin. Caranya dengan melihat warna pada elektroda busi.

Perlu diketahui, masing-masing warna menandakan apakah proses pembakaran yang terjadi pada ruang bakar sudah optimal, atau justru sebaliknya.

Menurut Technical Support PT NGK Busi Indonesia Diko Oktaviano, setidaknya ada beberapa warna yang biasa ditemui pada busi dan menandakan adanya masalah pada ruang mesin.

Baca juga: Serupa tapi Tak Sama, Ini Beda Busi Iridium dan Laser Iridium

"Paling mudah itu warna hitam. Warna ini (hitam) bisa disebabkan dua faktor, pertama karena karbon dan kedua akibat adanya kebocoran oli," ucap Diko kepada Kompas.com, Kamis (30/11/2022).

Busi NGKNGK Busi NGK

"Tandanya kalau karbon itu biasanya kering, sementara kalau karena kebocoran itu basah, istilahnya wet carbon fouling dan dry carbon fouling," katanya.

Cirinya, lanjut Diko, bila kering ada residu sisa pembakaran yang sebenarnya bisa dengan mudah dibersihkan dengan cara menggeber kendaraan pada RPM tinggi atau high speed.

Sementara untuk kasus yang busi basah, diklaim sedikit sulit. Penyebabnya juga ternyata bukan hanya karena kebocoran oli, tapi juga bahan bakar.

"Kalau basah karena oli berarti ada kebocoran. Kalau karena bensin, artinya ada over atau kelebihan bensin pada ruang bakar dan hal ini bikin banyak kotoran menempel yang membuat busi kotor atau deposit," ujar Diko.

Selanjutnya busi dengan warna merah bata dan biasanya terjadi pengelupasan pada elektroda. Hal ini menurut Diko dikarenakan overheat.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.