Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 09/11/2022, 15:12 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) menjadi salah satu dokumen penting yang merupakan bukti bahwa kendaraan yang digunakan oleh seseorang adalah kendaraan yang resmi dan terdaftar.

STNK juga memiliki masa berlaku dan harus diperpanjang setiap tahunnya. Jika tidak melakukan perpanjangan, pemilik kendaraan dapat dikenakan denda.

Jika STNK hilang, maka pemilik kendaraan harus datang ke kantor Samsat untuk melakukan penerbitan kembali. Syarat yang harus disiapkan adalah surat kehilang STNK dari kepolisian, fotokopi e-KTP dan e-KTP asli, fotokopi STNK jika ada, serta BPKB.

Baca juga: BPKB dan STNK Khusus Kendaraan Listrik Sudah Siap Edar

Pemilik kendaraan yang kehilangan STNK juga perlu meminta formulir permohonan untuk membuat STNK baru.

Jika kendaraan yang dimiliki belum lunas dan BPKB masih di tempat leasing, maka bisa meminta fotokopi BPKB yang sudah dilegalisir dari pihak leasing. Surat keterangan dari leasing juga bisa digunakan sebagai dokumen pengajuan STNK baru.

Setelah itu, pemilik bisa mengikuti prosedur pendaftaran di loket Samsat, kemudian melakukan cek fisik kendaraan.

Mengacu kepada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 60 Tahun 2016 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak Yang berlaku Pada Kepolisian Negara Republik Indonesia, biaya penerbitan STNK baru untuk kendaraan bermotor roda dua atau roda tiga adalah Rp 100.000.

Sedangkan untuk penerbitan STNK baru kendaraan bermotor roda empat atau lebih, biayanya adalah Rp 200.000.

Baca juga: Murid Valentino Rossi Dihukum akibat Dorong Marshal di GP Valencia

Berikut ini adalah prosedur mengurus STNK:

1. Bawa kendaraan ke kantor Samsat untuk dilakukan cek fisik.
2. Fotokopi hasil tes tersebut dan sisi formulir pendaftaran di loket pendaftaran.
3. Pemilik datang ke loket untuk mengurus STNK hilang di Samsat. Persyaratan juga dibawa seperti dokumen yang berisi keterangan keabsahan STNK, fotokopi cek fisik kendaraan.
4. Mengurus pembuatan STNK baru di loket BBN II. Lampirkan semua persyaratan data dan surat keterangan hilang dari Samsat.
5. Jika masih ada tunggakan pajak tahunan pada pembuatan STNK baru, maka akan dikenakan biaya tambahan yakni pajak yang belum terbayarkan. Tapi jika tidak ada tanggungan biaya yang dikenakan hanyalah biaya pembuatan STNK saja.
6. Menunggu pengambilan STNK dan Surat Ketetapan Pajak Daerah (SKPD).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.