Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 05/11/2022, 17:42 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com – Sepeda motor menjadi salah kendaraan andalan di berbagai negara, termasuk Indonesia. Harga yang ekonomis membuat motor jadi transportasi andalan banyak orang.

Tidak hanya terjangkau, motor juga dianggap fleksibel digunakan untuk melewati segala jenis medan jalan dan nyaman untuk mobilitas perkotaan.

Dengan demikian, hal ini membuat jumlah kepemilikan motor di setiap wilayah di Tanah Air bertambah setiap saat.

Peningkatan tersebut kian ditopang dengan produk motor baru di pasar otomotif nasional terus bermunculan.

Baca juga: Promo Ragam Motor Listrik di IMOS 2022


Berdasarkan data kendaraan per pulau yang diterbitkan laman korlantas.polri.go.id, Minggu (5/11/2022), total kepemilikan motor di Indonesia mencapai 124.171.917 unit.

Jika dibandingkan dengan data pada Selasa (4/10/2022) yang mencapai 123.403.912 unit, artinya ada peningkatan tipis sebesar 0,6 persen.

Dari torehan tersebut artinya jumlah kepemilikan motor menyumbang 81 persen untuk total jumlah kepemilikan kendaraan secara nasional.

Baca juga: Adu Tenaga WR-V, Raize, Rocky, Creta, dan Sonet, Mana Paling Besar?

Untuk populasi motor terbanyak masih dikuasai Jawa Tengah yakni 17.561.168 unit. Kemudian di posisi kedua ada Jakarta dengan 17.088.045 unit.

Kemacetan di Jl Transyogi, Cileungsi-Cibubur terjadi sejak pukul 05.00 subuh, Senin (19/9/2022) hingga siang ini, akibat penutupan putatan balik di depan SD Al Azhar Syifa Budi.Kompas.com/Hilda B Alexander Kemacetan di Jl Transyogi, Cileungsi-Cibubur terjadi sejak pukul 05.00 subuh, Senin (19/9/2022) hingga siang ini, akibat penutupan putatan balik di depan SD Al Azhar Syifa Budi.

Secara total keseluruhan kepemilikan kendaraan di Indonesia saat ini ada 151.458.853 unit. Torehan tersebut berdasarkan hasil dari akumulasi jenis kendaraan dari tiap pulau yaitu mobil pribadi, bus, mobil barang, sepeda motor hingga kendaraan khusus.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.