Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 28/10/2022, 07:42 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Francesco Bagnaia memiliki peluang besar untuk menjadi juara dunia MotoGP. Saat ini dirinya unggul 23 poin dari Fabio Quartararo.

Dengan hanya satu seri tersisa, Bagnaia bisa dengan mudah memberikan gelar juara dunia untuk Ducati. Pasalnya, Pecco akan tetap menjadi gelar juara dunia meski dirinya finis di posisi ke-14.

Akan tetapi, jika Pecco finis ke-15 atau lebih buruk bahkan crash hingga tidak mampu menyelesaikan balapan, kemudian Quartararo mengisi podium pertama, maka dipastikan gelar juara dunia itu akan jatuh ke tangan Quartararo.

Baca juga: Ternyata Ini yang Didiskusikan Ducati Saat Bagnaia Lawan Bastianini

Mengingat hanya dua poin yang dibutuhkan untuk meraih kemenangan, Pecco mengatakan akan menghadapi MotoGP Valencia dengan santai. Ia mengaku, tak ingin mengambil risiko pada balapan pekan depan.

“Di Valencia saya pikir kami bisa cepat bahkan tanpa mengambil risiko terlalu banyak,” ucap Bagnaia, dikutip dari Corsedimoto, Jumat (28/10/2022).

Tiga pebalap MotoGP, Franco Morbidelli, Valentino Rossi, dan Francesco Pecco BagnaiaAFP/GIUSEPPE CACACE Tiga pebalap MotoGP, Franco Morbidelli, Valentino Rossi, dan Francesco Pecco Bagnaia

Hal ini lantaran dirinya berkaca pada kasus sang guru, Valentino Rossi, di mana The Doctor gagal juara dunia saat balapan di seri terakhir MotoGP Valencia pada 2006.

Pada saat itu, Rossi memimpin klasemen dengan jarak 8 poin dari rival terkuatnya Nicky Hayden. Artinya, Rossi bisa meraih gelar juara dunia asalkan finis di depan Hayden, berapapun posisinya.

Namun sayangnya, Rossi justru tercecer dan finis di posisi ke-13. Sementara Hayden berhasil meraih podium ketiga. Berkat hasil itu, Hayden pun meraih juara dengan unggul 5 poin dari Valentino Rossi.

Baca juga: Faktor Gagal Rem pada Truk, Mulai dari Hal Sederhana

Maka dari itu, rider berusia 25 tahun ini memilih untuk tidak menggebu-gebu dan menikmati hari-hari jelang GP Valencia.

“Saya (sebenarnya) tidak akan melihat atau mengingat balapan itu (kejadian Rossi di MotoGP Valencia 2006). Saya cukup tenang, dan tidak terlalu memikirkannya. Saya tahu bahwa hasil yang akan kami capai akan sangat penting. Tapi, Saya akan mencoba untuk diam di rumah dan sedikit bersantai,” kata Bagnaia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.