Jangan Sampai Salah Beli Tutup Radiator, Bisa Berbahaya

Kompas.com - 30/09/2022, 11:22 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pada mobil yang dilengkapi dengan mesin bakar seperti mesin bensin dan diesel, dibutuhkan sistem pendinginan agar tidak terjadi panas berlebih.

Panas berlebih tentu saja merugikan, karena beberapa komponen bisa mengalami kerusakan selain itu juga mengakibatkan mesin mogok. Maka dari itu dibutuhkan sistem pendingin agar suhu kerja mesin tetap terjaga.

Pada sistem pendingin mobil lazimnya dilengkapi radiator dan komponen ini terdapat tutup atau topi di bagian atas. Tutup radiator ini punya peran vital dan bisa rusak termakan usia kendaraan. Untuk melakukan penggantian, jangan sampai salah beli tutup radiator karena ada spesifikasinya.

Baca juga: Jangan Asal Beli Tutup Radiator, Perhatikan Kodenya

Mekanisme kerja tutup radiatorKompas.com Mekanisme kerja tutup radiator

Pemilik Sriyatin Car Spesialis Nissan & Datsun Agus Setiawan, mengatakan tutup radiator memiliki spesifikasi yang berbeda-beda pada setiap mobil, ada yang 0,9 bar dan 1,1 bar pada umumnya.

“Yang bahaya itu ketika mobil tersebut seharusnya membutuhkan tutup radiator dengan spesifikasi 0,9 bar terus diganti dengan yang 1,1 bar, itu akan membahayakan mesin, bisa sampai overheat kalau tidak ketahuan,” ucap Agus kepada Kompas.com, Kamis (29/9/2022).

Dia mengatakan beberapa kali menjumpai penggantian tutup radiator yang tidak sesuai dengan spesifikasi, dia juga baru sadar bahwa hal tersebut cukup penting.

Baca juga: Pemilik Mobil Jangan Cuek dengan Tutup Radiator

Upper tank radiator Suzuki Katana Dicky Aditya Wijaya Upper tank radiator Suzuki Katana

“Awalnya tidak terlalu memperhatikan, tapi beberapa kali pelanggan mengganti tutup yang seharusnya 0,9 bar diganti 1,1 bar itu bermasalah, dan ketika diganti dengan yang sesuai masalah tersebut hilang, air radiator tidak mudah habis lagi,” ucap Agus.

Sementara itu Foreman Nissan Bintaro Ibrohim, menjelaskan tutup radiator 0,9 bar itu maksudnya akan membuka pada tekanan 0,9 dan begitu juga 1,1 bar akan membuka pada tekanan 1,1 bar. Jika tutup radiator diganti dengan yang tidak sesuai, maka sistem pendingin mesin akan mendapatkan tekanan lebih besar dari spesifikasinya.

“Ketika tekanan dalam water jacket (air yang mengelilingi silinder mesin) lebih besar, maka air cenderung lebih mudah mendidih ketika terjadi tekanan berlebih, karena seharusnya pada tekanan 0,9 sudah menggembos,” ucap Ibrohim kepada Kompas.com, Kamis (29/9/2022).

Baca juga: Jangan Abai pada Tutup Radiator Mobil, jika Rusak Mesin Bisa Overheat

Thermostat radiator Suzuki Katana Dicky Aditya Wijaya Thermostat radiator Suzuki Katana

Dia mengatakan air yang mendidih tersebut akan semakin membuat tekanan air semakin besar, sehingga berpeluang menambah volume air.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.