Pemilik Mobil Jangan Cuek dengan Tutup Radiator

Kompas.com - 06/10/2021, 09:12 WIB
Ukuran tekanan air yang mampu ditahan oleh tutup radiator. Ari PurnomoUkuran tekanan air yang mampu ditahan oleh tutup radiator.

JAKARTA, KOMPAS.com - Selain melakukan pengecekan berkala pada bagian mesin, kelistrikan, dan kaki-kaki, pemilik mobil juga perlu rutin memeriksa sistem pendingin mesin kendaraannya.

Pada sistem pendingin mesin, terdapat satu komponen yang berukuran kecil tapi memiliki fungsi yang penting, yakni tutup radiator. Jika tutup radiator rusak, maka akan berisiko timbulnya permasalahan kestabilan suhu pada mesin.

Hermas Efendi Prabowo, pemilik bengkel Worner Matic, menjelaskan bahwa tutup radiator perlu dicek secara rutin guna memastikan kondisinya tetap baik untuk digunakan.

Baca juga: Biaya Perpanjangan SIM A dan SIM C per Oktober 2021

“Kalau kondisi tutup sudah tidak bagus atau spring yang di dalamnya tidak bisa bekerja maka bisa menyebabkan mesin mengalami overheat,” kata Hermas kepada Kompas.com beberapa waktu lalu.

Pada kesempatan yang berbeda, Marketing Product Planning Division Head PT ADM Anjar Rosjadi menjelaskan bahwa sistem radiator bekerja pada ruang vakum. Ukuran toleransi tekanan di dalamnya sudah diatur dari pabrikan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Contoh tutup radiator yang sudah rusakAri Purnomo Contoh tutup radiator yang sudah rusak

"Bila tekanan di sistem radiator sedang berlebih karena panas, maka pressure valve dan pressure spring akan bekerja membuka celah agar membuang tekanan berlebih itu ke reservoir," kata Anjar.

Dengan begitu, cairan radiator akan turut mengalir ke tangki penampungan cairan. Hal yang serupa akan terjadi saat pendinginan atau mesin dimatikan.

Baca juga: Bocoran Gambar Calon Avanza Baru, Lebih Gagah Mirip Xpander dan Raize

Prayoga Angga, pemilik bengkel spesialis radiator, juga mengatakan jika kondisi tutup radiator sudah mengalami kerusakan pada bagian seal atau yang lainnya, dikhawatirkan udara bisa masuk ke dalam radiator.

“Bisa saja ada bagian di dalam tutup radiator yang patah, sobek atau retak. Kalau sudah begitu sebaiknya segera diganti, jika tidak angin bisa masuk dan menyebabkan radiator menjadi panas,” katanya.

Jika hal tersebut sudah terjadi, bukan tidak mungkin mesin mobil akan mudah mengalami kenaikan suhu berlebih alias overheat. Maka dari itu, saat mesin mengalami overheat, lakukan juga pengecekan pada kondisi tutup radiatornya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.