Kompas.com - 26/09/2022, 09:22 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com – Baterai kendaraan listrik menjadi salah satu komponen penting pada segmen kendaraan listrik.

Beberapa perusahaan asing yang namanya sudah banyak dikenal dunia turut mendirikan pabrik di Indonesia, bahkan beberapa perusahaan tersebut bekerjasama dengan perusahaan lokal untuk membangun industri ini.

Saat ini perusahaan IBC (Indonesia Battery Corporation) tengah menjalin kerja sama dengan produsen baterai dan kendaraan yaitu LG Chem (Korea) dan CATL (China).

Baca juga: Turing ke Desa Wisata yang Ramah Berkendara

IBC sendiri merupakan perusahaan baterai listrik di Indonesia hasil patungan dari 4 BUMN yaitu PT Aneka Tambang Tbk, PT Pertamina (Persero), Holding BUMN Industri Pertambangan MIND ID dan PT PLN (Persero).

Direktur Pemasaran PT Intercallin Hermawan Wijaya mengatakan, prospek produksi baterai kendaraan listrik lokal baru bisa menghasilkan kapasitas dalam porsi mini.

Pasalnya, ucap Hermawan, demi mencapai skala ekonomi produksi baterai kendaraan listrik wajib memenuhi kuota yang besar. Tanpa ada permintaan yang besar, kapasitas produksi baterai juga tetap akan kecil

“Kalau skala hobi itu enggak masalah, bisa. Tapi kalau skala besar seperti itu belum punya kemampuan. Ini saya bukan meremehkan. Sebenarnya bisa, cuma belum punya kemampuan karena tidak pernah ada yang order sehingga tidak punya kemampuan,” kata Hermawan kepada Kompas.com, Minggu (25./9/2022).

Hermawan melanjutkan, situasi dan kondisi antara pembeli dan pembuat baterai kendaraan listrik di Tanah Air tidak klop. Misalnya, memasok ke skala produksi besar seperti pabrik Wuling atau Hyundai.

Baterai motor listrik Gesits G1 dipamerkan di ajang Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) 2022 di JI Expo Kemayoran, Jakarta, Kamis (28/7/2022). Gesits G1 memiliki fitur unggulan salah satunya adalah fitur peta digital yang bisa dinikmati pemilik kendaraan melalui panel indikator. Sehingga, pemilik tidak perlu repot memakai telepon genggam untuk memakai peta selama berkendara.KOMPAS.com/KRISTIANTO PURNOMO Baterai motor listrik Gesits G1 dipamerkan di ajang Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) 2022 di JI Expo Kemayoran, Jakarta, Kamis (28/7/2022). Gesits G1 memiliki fitur unggulan salah satunya adalah fitur peta digital yang bisa dinikmati pemilik kendaraan melalui panel indikator. Sehingga, pemilik tidak perlu repot memakai telepon genggam untuk memakai peta selama berkendara.

Umumnya pembeli mencari produsen baterai yang sudah ada pengalaman. Sementara Indonesia belum punya kemampuan dan juga pengalaman pada teknologi baru ini.

“Tapi kenapa LG mau bangun pabrik baterai kendaraan listrik di sini? Karena ada perjanjian dengan Hyundai akan beli cell baterai ke pabrik tersebut. Kalau tidak ada pembeli yang pasti tidak akan di bangun pabrik tersebut di Indonesia,” kata Hermawan.

Baca juga: Waspada, Ini Perilaku yang Bikin Pendek Usia Transmisi CVT

Maka dari itu harus ada terobosan harus ada solusi untuk permasalahan ini. Solusi tersebut, kata Hermawan bisa dalam bentuk bantuan insentif dari pemerintah atau paksaan regulasi.

“Atau memang ada BUMN yang di bangun dengan program untuk rugi sekian tahun pertama. Ini bisa dipertimbangkan,” kata Hermawan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.