Kompas.com - 20/09/2022, 06:22 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Belum lama ini terjadi beruntun yang melibatkan puluhan kendaraan terjadi di Tol Pejagan-Pemalang, tepatnya di KM 253, Minggu (18/9/2022).

Kecelakaan pada jalur A arah Semarang itu diketahui terjadi lantaran adanya aktivitas pembakaran lahan oleh warga sehingga menyebabkan minimnya visibilitas dan membuat jarak pandang pengemudi terganggu, hingga terjadi kecelakaan beruntun yang melibatkan delapan kendaraan.

Akibat kecelakaan ini, diketahui satu orang tewas dan puluhan korban lainnya luka-luka.

Baca juga: Kecelakaan di Tol Pejagan Akibat Asap, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Imbas dari kejadian ini, Dirjen Bina Marga Hedy Rahadian mengatakan, guna menghindari kecelakaan akibat asap pembakaran tersebut berulang, ia meminta pihak Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) memasang CCTV untuk memantau lokasi yang tidak terlihat oleh petugas patroli.

"Kami meminta para BUJT untuk memasang CCTV pada titik-titik rawan ruas tol untuk menangkap peristiwa yang tidak tertangkap petugas patroli. Misalnya lokasi di mana sering terjadi pembakaran lahan akan dipasang CCTV," ucap Hedy, dikutip dari Bina Marga, Senin (19/9/2022).

Selain itu, Kementerian PUPR juga meminta seluruh operator jalan tol untuk meningkatkan patroli rutin untuk menemukan adanya potensi gangguan terhadap pengoperasian jalan tol dan lalu lintas di sepanjang koridor ruas tol sesuai dengan Standar Operasi dan Prosedur (SOP) yang berlaku.

 

Ilustrasi jalan tol. Ini rincian tarif tol Surabaya-Malang terbaru 2022.Jasa Marga Group Ilustrasi jalan tol. Ini rincian tarif tol Surabaya-Malang terbaru 2022.

Sementara itu, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR Danang Parikesit menambahkan, kecelakaan lalu lintas juga sering disebabkan oleh kecepatan tinggi melebihi batas dari para pengguna tol.

Untuk itu, Danang mengatakan Kementerian PUPR juga meminta para BUJT untuk memperbanyak pemasangan kamera CCTV dengan kerapatan yang memadai.

Baca juga: Begini Ubahan Mesin dan Suspensi pada Honda New CBR250RR

"Saat ini sedang dalam proses pemasangan kamera-kamera monitoring kecepatan di seluruh ruas tol, termasuk pemasangan kamera CCTV. Kita meminta BUJT untuk memasang speed camera untuk memonitor kecepatan," ujar Danang.

Selain itu, Danang mengatakan BUJT juga diminta untuk memperbanyak pengawasan dan meningkatkan kecepatan reaksi terhadap kondisi-kondisi khusus, semisal dampak asap pembakaran sawah atau ladang seperti yang terjadi di ruas Tol Pejagan-Pemalang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.