Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Solusi Honda Supaya Motor Listrik Diterima Banyak Orang

Kompas.com - 13/09/2022, 11:42 WIB
Donny Dwisatryo Priyantoro,
Agung Kurniawan

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Sudah banyak produsen sepeda motor listrik yang memasarkan produknya. Tapi, banyak juga masyarakat yang masih enggan untuk beralih untuk menggunakan motor listrik.

Yoshishige Nomura, Managing Officer Honda Motor Co., Ltd., mengatakan, Honda percaya bahwa penyebaran motor listrik secara luas memiliki tantangan seperti jarak tempuh dalam sekali pengisian, waktu pengecasan, dan harga.

Baca juga: 10 Unit Honda PCX Electric Jadi Motor Operasional Kota Deltamas

"Untuk menciptakan solusi dari permasalah utama, yakni jarak tempuh dan waktu pengecasan, Honda sudah mengembangkan baterai yang dapat ditukar, Honda Mobile Power Pack (MPP)," ujar Nomura, dikutip dari YouTube Honda, Selasa (13/9/2022).

Selain itu, Nomura menambahkan, Honda juga berencana untuk membantu menstandarisasi sistem tukar baterai atau battery swap. Menurutnya, baterai yang dapat ditukar sangat cocok untuk jarak dekat, pemanfaatan tinggi untuk penggunaan bisnis, seperti layanan antar kargo kecil.

"Untuk itu, Honda sudah merilis seri Honda e: Business Bike yang menargetkan penggunaan tersebut," kata Nomura.

Baca juga: Penjelasan Honda Kenapa PCX Electric Belum Dijual Massal

Ada tiga motor listrik yang digunakan, yakni Benly e:, Gyro e:, dan Gyro Canopy e:. Seri motor tersebut sudah digunakan oleh perusahaan pos di Jepang dan Vietnam.

Untuk di Indonesia, Honda juga sudah membentuk joint venture untuk mengoperasikan layanan battery sharing dengan memanfaatkan MPP dan juga sepeda motor yang ditenagai oleh MPP.

Perusahaan joint venture tersebut saat ini mengoperasikan layanan battery sharing di Bali. Perusahaan yang dimaksud adalah PT HPP Energy Indonesia, yang merupakan konsorsium dari Honda, Panasonic, dan Pacific Consultant.

"Permintaan akan model elektrik juga sangat bergantung pada insentif yang diberikan pemerintah, regulasi, serta ketersediaan infrastruktur pengisian daya di masing-masing wilayah penjualan," kata Nomura.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Komentar
pemerintah harus segera membuat regulasi mengganti speda motor berenegy listrik dan melarang speda motor berbbm fosil berkeliaran di jalan raya agar tdk ketergantungan dan demo2 bbm seperti negara china bersih dari suara bising knalpot dan pencemaran udara


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
[FULL] Kapolri soal Pantauan Arus Mudik Lebaran 2025: Fatalitas dan Keamanan Lebih Baik dari Tahun
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi Akun
Proteksi akunmu dari aktivitas yang tidak kamu lakukan.
199920002001200220032004200520062007200820092010
Data akan digunakan untuk tujuan verifikasi sesuai Kebijakan Data Pribadi KG Media.
Verifikasi Akun Berhasil
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau