Kelanjutan Lampu Merah CBD Cibubur, Polisi Gelar Rapat Bersama Besok

Kompas.com - 21/07/2022, 16:01 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pasca-kecelakaan maut yang terjadi di lampu merah pertigaan CBD, Jalan Alternatif Cibubur, Bekasi, Jawa Barat, Senin (18/7/2022) yang lalu, ada diskusi untuk menentukan jika lampu merah tersebut akan ditutup permanen atau tidak.

Kapolres Metro Bekasi Kombes Hengki mengatakan bahwa pihaknya sudah menggelar rapat dengan sejumlah instansi terkait, untuk membahas penempatan lampu merah tersebut.

"Iya rapat kan kemarin sudah FGD malam hari mendiskusikan tentang masalah (lampu merah CBD) tersebut yang ada di sana. Nanti akan dilanjutkan lagi," ucap Hengki seperti dikutip NTMC Polri, Kamis (21/7/2022).

Baca juga: Rawan Celaka, Warga Minta Lampu Merah CBD Transyogi Ditutup Permanen

Ada beberapa pihak yang hadir dalam rapat tersebut, di antaranya adalah pengembang CBD dan Dishub Kota Bekasi.

"Intinya itu kan mengkaji untuk mengantisipasi hal serupa jangan sampai terjadi seperti kecelakaan lagi di sana," ucap Hengki.

Sebelumnya, sejumlah warga Cibubur telah membentuk forum dan meminta pertanggungjawaban kepada pihak-pihak terkait atas kecelakaan yang terjadi di area tersebut.

Penempatan lampu merah di area turunan jalan diduga menjadi salah satu penyebab kecelakaan maut yang menewaskan 10 orang pada Senin lalu.

Forum Warga Cibubur menggelar konferensi pers, Selasa (19/7/2022) terkait kecelakaan truk di Jalan Alternatif Cibubur yang terjadi pada Senin (18/7/2022) lalu.KOMPAS.com/Serafina Ophelia Forum Warga Cibubur menggelar konferensi pers, Selasa (19/7/2022) terkait kecelakaan truk di Jalan Alternatif Cibubur yang terjadi pada Senin (18/7/2022) lalu.

Baca juga: Ini Proses Penghapusan Data STNK jika Tidak Bayar Pajak Selama 2 Tahun

Beberapa perwakilan warga sebelumnya menggelar konferensi pers pada Selasa (19/7/2022) guna menyampaikan kekhawatiran dan meminta penutupan lampu merah tersebut.

"Kami meminta Korlantas Polri untuk mengevaluasi seluruh marka jalan yang ada di Indonesia, khususnya di Jalan Transyogi untuk ditertibkan," ucap Ahmad Suhawi, salah seorang warga Kota Wisata, di Jakarta, Selasa.

Baca juga: Generasi Kelima Suzuki Grand Vitara Resmi Meluncur Bermesin Hybrid

Salah seorang perwakilan warga yang juga hadir, Abu Ecky mengatakan bahwa sebelumnya juga sempat ada kecelakaan yang terjadi di area lampu merah CBD tersebut. Hal ini menjadi salah satu alasan warga meminta penutupan permanen lampu merah demi keselamatan pengguna jalan.

Selain itu, lampu merah tersebut diklaim ditempatkan tanpa ada diskusi dengan warga setempat.

"Kalau terkait lampu merah ini, saya sudah sangat lama traffic light di situ memang, jangankan bapak-bapak yang jauh, kami yang di sebelahnya saja yang di depan mata, oleh (pihak) CBD itu tidak ada diskusi (terkait penempatan lampu merah)," ucap dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.