Imbas Krisis Cip Semikonduktor, Berapa Lama Inden Moge Impor?

Kompas.com - 05/07/2022, 13:41 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Krisis cip semikonduktor memengaruhi industri otomotif global termasuk sepeda motor. Bukan hanya merek-merek yang memproduksi sendiri di Indonesia tapi juga yang basisnya impor alias CBU.

Tersendatnya cip semikonduktor juga dirasakan oleh Triumph. Sebab merek asal Inggris ini mendatangkan unit secara impor, sedangkan produksi di pabrik tersendat.

"Krisis cip semikonduktor, iya itu juga salah satunya ada keterbatasan produksi memang karena supply chain terbatas," kata Sapta Hariaji, Direktur Penjualan dan Pemasaran Triumph Motor Indonesia di Jakarta, pekan lalu.

Baca juga: Diskon Sedan per Juli 2022, Corolla Altis Tembus Rp 15 Juta

Triumph resmi meluncurkan New Tiger 1200 GT Pro dan New Tiger 1200 Rally Pro.KOMPAS.com/Gilang Triumph resmi meluncurkan New Tiger 1200 GT Pro dan New Tiger 1200 Rally Pro.

Aji panggilannya mengatakan, karena masalah cip semikonduktor pihaknya harus menyesuaikan permintaan di pabrik. Adapun saat ini motor Triumph sudah produksi Thailand, jadi didatangkan utuh dari Negara Gajah Putih.

"Kita kalau bicara untuk itu sebetulnya banyak yang kami hilangkan misal jumlahnya berapa kemudian tidak ada jadi dikurangi jumlahnya. Jumlah pemesanan," ungkap dia.

Meski demikian Aji tidak bisa bicara pasti berapa lama inden motor Triumph saat ini. Sebab menurutnya, motor yang masuk sudah dihitung berdasarkan target penjualan.

Baca juga: Minimalisir Risiko Kecelakaan, Ini Posisi Blind Spot pada Truk

Triumph Motor Indonesia mengatakan pasar motor adventure terus berkembang di Indonesia.Foto: Triumph Triumph Motor Indonesia mengatakan pasar motor adventure terus berkembang di Indonesia.

"Rata-rata inden Triumph sekarang, kalau bicara inden motor seperti ini bisa kita bicara target per enam bulan, kita masukin dulu satu bulan berapa motornya apa saja. Tapi nanti ada perubahan misalkan satu bulan itu belum ada produksi, jadi berdasarkan pemesanan target kita bukan berdasarkan kustomer," katanya.

Berbeda dengan Kawasaki yang sempat bicara peraturan baru soal impor membuat barang masuk jadi lama, Aji bicara tidak ada masalah, hanya saja ada aturan tambahan mengenai perizinan.

"Peraturan impor itu di surat tapi kalau motornya atau barangnya tidak ada masalah. Jadi banyak harus banyak yang dikerjakan lagi, seperti uji dan lainnya, jadi yang seharusnya sebulan bisa selesai jadi nambah dua bulan," ungkapnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.