Kompas.com - 01/07/2022, 14:12 WIB
|

SOLO, KOMPAS.com - Rem jadi perangkat yang sangat penting pada sebuah kendaraan, termasuk mobil. Komponen ini memiliki fungsi yang erat kaitannya dengan keselamatan. 

Maka dari itu, untuk urusan rem perlu diperhatikan dengan sangat khusus. Dari sisi perawatan, pemilihan sparepart, hingga fungsi.

Pada dasarnya rem tak hanya berguna menghentikan laju kendaraan, tapi juga deselerasi. Karena itu, rem yang baik tidak cukup hanya memiliki sifat pakem, tapi juga kestabilan saat melakukannya.

Baca juga: Injak Rem Saat Ban Mobil Pecah adalah Kesalahan Fatal

Rem mobil matikStanly/Otomania Rem mobil matik

Maka dari itu, semakin modern sistem rem dilengkapi berbagai fitur seperti anti-lock brake system (ABS), electronik brake-force distribution (EBD), dan brake asisst (BA).

Semua fitur tersebut harus didukung kualitas part yang bagus, terutama pada kampas rem dan seal rem yang biasanya dipasarkan dalam satu set dengan pilihan beragam.

Ada yang original, OEM, KW super, dan seterusnya. Hanya saja untuk masalah karet seperti seal, sangat sulit dibedakan mana yang bagus karena secara visual semua hampir sama.

Pemilik Markas Oto Spesialis Nissan & Datsun Anom Budi Prasetiyo mengatakan, lebih baik memakai karet seal rem yang original, karena karakteristik karet susah dibedakan mana yang berkualitas baik dan buruk.

Baca juga: Bahaya, Jangan Mengganti Minyak Rem Sembarangan

Ruang Mesin Toyota Hilux FaceliftKOMPAS.com/FATHAN RADITYASANI Ruang Mesin Toyota Hilux Facelift

“Mending beli di diler kalau seal kit rem, itu lebih aman dan pasti. Karena sistem rem itu urusannya nyawa. Pengalaman di lapangan sering terjadi, rem blong ketika di perjalanan, setelah diusut ternyata memakai seal kit rem yang KW,” ucap Anom kepada Kompas.com, Selasa (28/6/2022).

Lebih lanjut Anom mengatakan, jika pemakaian rem cukup berat, seperti melewati medan yang banyak naik turun, itu berpotensi mengalami panas yang berlebih.

Jika seal kit rem memiliki kualitas yang jelek, maka berpotensi melar atau meleleh, sehingga bisa menyebabkan kebocoran minyak rem mendadak.

Baca juga: Kata Pertamina, Orang Kaya Mendominasi Konsumsi Pertalite dan Solar

Minibus Daihatsu Xenia yang ringsek usai tabrakan dengan truk di Kurau, Bangka Tengah, Rabu (19/1/2022).Dok.Pusdalops Babel. Minibus Daihatsu Xenia yang ringsek usai tabrakan dengan truk di Kurau, Bangka Tengah, Rabu (19/1/2022).

“Kalau minyak rem bocor ya pasti, rem ambles atau ngeblong. Oleh sebab itu, kami tidak pernah mengambil risiko untuk menyarankan pelanggan menggunakan seal kit rem KW kepada pelanggan. Walau harga agak lebih mahal, tapi itu demi keselamatan,” ucap Anom.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.