Nama Jalan di 22 Wilayah Jakarta Berubah, STNK dan BPKB Wajib Diganti?

Kompas.com - 27/06/2022, 12:22 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi mengganti 22 nama jalan di Ibu Kota dengan nama tokoh-tokoh betawi pada Senin (20/6/2022) lalu.

Imbasnya, warga di lokasi tersebut harus memperbarui beragam dokumen yang berkaitan dengan identitas, seperti Buku Pemilik Kendaran Bermotor (BPKB) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).

Pasalnya, BPJB dan STNK ialah dokumen kepemilikan dan operasional yang menjadi acuan dalam memberikan perlindungan dan kepastian hukum atas kepemilikan kendaraan bermotor.

Baca juga: Buat yang Belum Tahu, Ini Perbedaan Bikin Baru dan Perpanjangan SIM

Tahun 2022, ada 22 ruas jalan di Jakarta yang diubah namanya. KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMO Tahun 2022, ada 22 ruas jalan di Jakarta yang diubah namanya.

"Oleh sebab itu dokumen itu harus memiliki hubungan atau ikatan hukum antara pemiliknya, kendaraannya, dan dokumen kepemilikannya," ujar Kepala Subdirektorat (Kasubdit) STNK Korlantas Polri, Kombes Taslim Chairuddin kepada Kompas.com, Senin (27/6/2022).

Ketidaksesuaian identitas di dalam dokumen terkait, akan mengurangi nilai dan memerlukan tambahan keterangan untuk memastikan siapa pemiliknya.

Hanya saja, pengurusan itu baru bisa dilakukan jika masyarakat sudah mengganti dokumen awal seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK).

"Dengan kata lain, KTP dan KK harus diubah dahulu untuk dasar kita dalam mengubah dokumen kendaraan," kata dia.

Adapun perubahan dokumen pada BPKB nanti, tidaklah dipungut biaya karena Polri memberi catatan kepolisian terkait perubahan alamat pada masyarakat atau pemilik kendaraan di wilayah Jakarta tersebut.

Baca juga: Imbas Perubahan Nama Jalan di Jakarta, Ini Cara Ganti BPKB dan STNK

Tetapi untuk STNK, karena harus mengganti material, maka akan tetap dibebankan dengan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

"Perubahan BPKB insyaallah tidak menimbulkan biaya karena material BPKB tidak perlu diganti. Polri hanya akan memberi catatan kepolisian terkait perubahan alamat itu," ujar Taslim.

"Namun untuk STNK terpaksa harus ada biaya oleh karena materialnya harus diganti," lanjut dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.