ESDM, Pertamina, dan PLN Gotong Royong Percepat Konversi Motor Listrik

Kompas.com - 25/06/2022, 08:02 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), bersama PLN dan Pertamina, resmi menandatangani Nota Kesepahaman untuk program konversi sepeda motor listrik.

Selain sebagai dukungan program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB), langkah ini juga upaya dalam mempercepat transisi energi guna menurunkan emisi karbon.

Ego Syahrial, Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM mengatakan, pihaknya terus mendorong program KBLBB guna mewujudkan penggunaan energi yang lebih bersih, pengurangan impor BBM, penghematan devisa, dan penurunan emisi CO2.

"Ini adalah upaya untuk menciptakan ekosistem KBLBB dengan target 6 juta unit motor listrik pada 2025," ujar Ego, dikutip dari situs resmi EDMN, Jumat (24/6/2022).

Baca juga: Tantang Avanza dan Xenia, Hyundai Bocorkan Desain Interior Stargazer

Kolaborasi ESDM, Pertamina, dan PLN percepat konversi motor listrikKementerian ESDM Kolaborasi ESDM, Pertamina, dan PLN percepat konversi motor listrik

"Implementasi program ini akan mampu menghemat BBM sekitar 13 juta barel per tahun atau senilai Rp 16 triliun per tahun, penurunan emisi CO2 sebesar 4 juta ton per tahun, dan peningkatan konsumsi listrik sebesar 2,4 terawatt hour (TWh) per tahun," katanya.

Tak hanya itu, Ego mengatakan program konversi listrik memberikan manfaat dalam peningkatan keterampilan baru generasi muda, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan produksi komponen lokal.

Sebelumnya, Kementerian ESDM sudah menargetkan bakal melakukan konversi motor bermesin konvensional menjadi listrik hingga 1.000 unit sepanjang 2022. Ditargetkan ada 13 juta motor konversi pada 2030.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan, memberikan dukung pada program konversi motor BBM ke listrik guna mempercepat terbentuknya ekosistem kendaraan listrik di Indonesia, serta mengakselerasi tercapainya target Carbon Neutral pada 2060.

Baca juga: PLN dan Himbara Kerja Sama Dorong Kepemilikan Kendaraan Listrik

"Konversi ini juga salah satu langkah untuk kita semakin mandiri dalam ketahanan energi. Karena berpindah dari energi berbasis impor ke berbasis domestik," ujar Darmawan.

KARO 07062022 K160-19 PLN UP3  Resmikan SPKLU dan Launching Komunitas Kendaraan Listrik, Dukung Kendaraan Ramah LingkunganHENDRI SETIAWAN KARO 07062022 K160-19 PLN UP3  Resmikan SPKLU dan Launching Komunitas Kendaraan Listrik, Dukung Kendaraan Ramah Lingkungan

Lebih lanjut Darmawan menjelaskan, penggunaan kendaraan listrik bisa mengurangi emisi karbon. Hal tersebut lantaran salah satu kontribusi terbesar hari ini berasal dari sektor transportasi.

"Emisi 1 liter BBM daripada listrik, emisi karbonnya lebih rendah listrik. Untuk itu, kami sangat mendukung program ini sebagai salah satu langkah pengurangan emisi karbon," kata Darmawan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.