Bahaya Asal Tancap Gas di Persimpangan

Kompas.com - 18/06/2022, 17:51 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Saat berkendara, tidak jarang pengemudi bertemu dengan perempatan, persimpangan, ataupun tikungan.

Pada area-area tersebut, pengendara baiknya lebih berhati-hati untuk mengantisipasi adanya kendaraan lain yang melintas tiba-tiba.

Salah satu cara mengantisipasi adalah dengan memperlambat kecepatan kendaraan dan memperhatikan keadaan di sekitar sebelum bermanuver. Kemudian, pastikan kendaraan tidak keluar dari lajur yang seharusnya.

Baca juga: Pemilik Mobil Matik Wajib Tahu Fungsi Shift Lock

Terekam dalam unggahan milik akun Instagram @dashcamindonesia, Jumat (17/6/2022), seorang pengendara motor terlihat melaju dengan kecepatan tinggi dan menabrak mobil yang keluar dari persimpangan jalan.

Motor tersebut juga terlihat melaju pada lajur yang bukan seharusnya, atau di arah sebaliknya. Padahal, mobil sudah keluar dari persimpangan dengan kecepatan rendah dan pada jalur yang seharusnya.

Akibatnya, pengendara motor tersebut kehilangan kendali dan terjatuh. Beruntung, pengemudi mobil masih sempat menghentikan laju kendaraannya.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Dashcam Indonesia (@dashcamindonesia)

Hal ini bisa diantisipasi jika pengendara motor berada pada lajurnya dan mengurangi laju kendaraan, khususnya pada area tikungan dan dekat persimpangan tersebut.

Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) Sony Susmana menjelaskan bahwa kebiasaan yang perlu ditanamkan adalah mengurangi kecepatan.

"Tujuan dari mengurangi kecepatan ini untuk menghindari pengemudi dari arah berlawanan yang tidak berhenti karena ngeblong, ngantuk, atau nanggung," ucap Sony.

Daftar lampu merah dengan durasi terlama di Indonesia.Shutterstock/Eddy Fahmi Daftar lampu merah dengan durasi terlama di Indonesia.

Baca juga: Daftar Besaran Denda Tilang Elektronik di Indonesia

Dengan mengurangi kecepatan, pengemudi bisa memastikan kondisi jalan aman, terutama di persimpangan yang lalu lintasnya sepi.

Kalau ada lampu lalu lintas yang sudah menyala hijau, Sony mengatakan, pengemudi baiknya tetap mengurangi kecepatan.

"Kurangi kecepatan dilakukan kalau memang tinggi. Kecuali memang kecepatan saat melintas sudah rendah seperti 40 kpj. Lebih baik lagi kalau siap-siap mengerem, jadi ketika lampu kuning, bisa mengurangi kecepatannya," ucap Sony.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.