Pengendara Motor Lebih Baik Berteduh Saat Hujan Demi Keamanan

Kompas.com - 15/06/2022, 18:51 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Cuaca ekstrem melanda sejumlah wilayah di Jawa Barat memuat pengguna kendaraan bermotor, khususnya sepeda motor, untuk lebih hati-hati saat berkendara.

Kerap terjadi kecelakaan akibat memaksakan diri berkendara di tengah cuaca ekstrem. Misal, terjadinya aquaplaning atau kejadian tertimpa pohon atau reklame yang jatuh karena angin kencang.

Ketika keadaan sudah tidak memungkinkan, pengendara sepeda motor sebaiknya bersabar dan berteduh sampai cuaca sudah membaik. 

Founder Jakarta Defensive Driving Consulting Jusri Pulubuhu menjelaskan ada beberapa bahaya yang mengintai jika pengendara memaksakan diri berkendara di tengah cuaca ekstrem.

Jusri menekankan, keputusan yang paling baik dilakukan adalah berteduh untuk alasan keselamatan.

"Pertama, yang paling bijak adalah berhenti, berteduh. Mengapa? Satu, alasan keselamatan. Karena pada saat kita berkendara pada lintasan basah, cengkeraman ban itu akan berkurang," ucap Jusri pada Kompas.com beberapa waktu yang lalu.

Selain berkurangnya cengkeraman ban, Jusri menjelaskan bahwa kondisi seperti cuaca hujan bisa menurunkan visibilitas pengendara sepeda motor maupun pengguna jalan lainnya. Ini meningkatkan potensi terjadinya kecelakaan.

Ilustrasi berkendara saat hujan.motorcyclenews.com Ilustrasi berkendara saat hujan.

Baca juga: Begini Trik Aman Parkir Mobil Transmisi Matik di Lahan Miring

"Artinya apa? Margin keselamatan pengemudi atau pengendara sepeda motor itu akan turun," ucap Jusri.

Jika keadaan masih memungkinkan untuk berteduh, Jusri menyarankan pengendara motor untuk tidak memaksakan diri berkendara hingga cuaca kembali membaik, untuk mengantisipasi potensi bahaya dan kecelakaan.

"Jadi, kalau tidak terpaksa, yang paling bagus adalah berhenti sejenak," ucap Jusri.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.