Mobil Sering Diisi Full Penumpang, Perhatikan Tekanan Udara Ban

Kompas.com - 14/06/2022, 17:51 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Tekanan udara pada ban kendaraan, tidak boleh diabaikan atau dianggap remeh. Sebab, tekanan udara akan berpengaruh terhadap keamanan dan kenyamanan berkendara.

Untuk itu, penting bagi setiap pengendara mobil memeriksa tekanan udara pada ban secara rutin. Pastikan tekanannya sudah sesuai dengan rekomendasi pabrikan.

Kesesuaian tekanan udara ini juga harus mengikuti berat beban atau jumlah penumpang pada kendaraan. Pasalnya, beda berat beban yang dibawa kendaraan juga berpengaruh pada tekanan udara pada ban.

Baca juga: Mengapa Ban Mobil Bisa Benjol?

On Vehicle Test (OVT) Manager PT Gajah Tunggal Tbk Zulpata Zainal menjelaskan, perbedaan tekanan udara ini tidak lain untuk memaksimalkan fungsi ban ketika mobil kosong ataupun terisi penuh.

Ilustrasi ban kempis.thetruthaboutcars.com Ilustrasi ban kempis.

“Kalau kendaraan kosong, tidak perlu tekanan udara yang tinggi agar nyaman, tidak terlalu keras, keausan ban baik, dan fungsi rem optimum,” ujar Zulpata, kepada Kompas.com, beberapa waktu lalu.

Tapi, jika kendaraan membawa muatan penuh maka tekanan udara ban juga harus disesuaikan agar ban bekerja maksimal.

“Kalau tekanan udara yang ideal tersebut tidak diikuti, performa dari ban bisa berkurang. Misalnya, ketika mobil kosong namun tekanan udaranya untuk mobil penuh,” kata Zulpata.

Baca juga: Wajib Tahu, Ini Aturan Rotasi Ban Mobil

Dampaknya, saat mobil dikendarai salah satu bannya akan terasa keras. Selain itu, setir menjadi terlalu ringan sehingga sulit dikendalikan, keausan ban jadi tidak rata, hanya bagian tengahnya saja.

Posisi stiker tekanan udara banKompas.com/Fathan Radityasani Posisi stiker tekanan udara ban

Zulpata menambahkan, jika kendaraan penuh tapi tekanan udaranya standar, maka mobil jadi tidak stabil. Kondisi ini juga bisa menyebabkan kerusakan pada dinding ban karena beban kendaraan yang terlalu berat tidak sesuai dengan tekanan udara.

“Yang paling bagus adalah tekanan udara sesuai dengan rekomendasi dari pabrikan, jangan kelebihan dan jangan kekurangan,” ujarnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.