Berkendara Malam Hari Lebih Bahaya Dibanding Siang

Kompas.com - 13/06/2022, 18:12 WIB


JAKARTA, KOMPAS.comBerkendara di malam hari tidak luput dari berbagai tantangan.
Berbeda saat berkendara pada siang hari, ketika sudah gelap terdapat sejumlah faktor yang berbahaya bagi keselamatan berkendara.

Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia Sony Susmana mengatakan, pada saat berkendara di malam hari, faktor pertama yang perlu diperhatikan yakni siklus tubuh manusia yang seharusnya beristirahat di malam hari.

Baca juga: Daftar Sasaran Operasi Patuh Lodaya 2022 di Kota Bogor

“Ketika dipaksakan untuk mengemudi, ada risiko berat yang harus ditanggung. Misalnya mengantuk, fisik drop, halusinasi dan lain-lain. Hal ini jadi berbahaya ketika melawan kantuk, akhirnya segala cara dilakukan, mulai dari merokok, minum energy drink, dan lainnya,” kata Sony kepada Kompas.com beberapa waktu lalu.


Kedua, mengemudi pada malam hari memang dirasa tidak melelahkan. Namun, mata akan bekerja lebih berat jika dibandingkan berkendara pada siang hari.

Hal tersebut disebabkan pada saat berkendara di malam hari mata akan lebih cepat lelah akibat menghadapi silau sinar lampu kendaraan dari arah yang berlawanan.

Pemudik berkendaraan roda dua dan roda empat antre untuk memasuki KMP Virgo 18 di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, Lampung, Jumat (6/5/2022). Pada H+3 Lebaran, sebanyak 111.214 orang penumpang, 24.720 kendaran roda empat dan 8.136 sepeda motor menggunakan jasa angkutan kapal laut menyeberang ke Pulau Jawa. ANTARA FOTO/Ardiansyah/nym.ARDIANSYAH Pemudik berkendaraan roda dua dan roda empat antre untuk memasuki KMP Virgo 18 di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, Lampung, Jumat (6/5/2022). Pada H+3 Lebaran, sebanyak 111.214 orang penumpang, 24.720 kendaran roda empat dan 8.136 sepeda motor menggunakan jasa angkutan kapal laut menyeberang ke Pulau Jawa. ANTARA FOTO/Ardiansyah/nym.

“Ketiga, dari sisi keamanan, kalau mobil mengalami masalah di tengah jalan, agak sedikit menakutkan dan merepotkan jika harus meminta pertolongan,” ucap Sony.

Baca juga: Apa Benar Isi Bensin Malam Hari Bisa Dapat Takaran Lebih Banyak?

Keempat, pada saat berkendara di malam hari, akan ada kemungkinan pengendara lainnya juga mengantuk. Sehingga risiko kecelakaan karena orang lain juga turut meningkat saat mengemudi di malam hari.

“Terakhir, banyak pengemudi yang berpikir kalau menyetir di malam hari akan lebih cepat sampai karena jalanan sepi. Akibatnya, lebih banyak pengguna jalan yang tancap gas saat malam,” kata Sony.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.