Berlaku Hari Ini, Langgar Ganjil Genap di Jakarta Langsung Ditilang

Kompas.com - 13/06/2022, 06:12 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Setelah sepekan perluasan ganjil genap di Jakarta berlangsung tanpa ada sanksi, mulai hari ini (13/6/2022), kepolisian akan langsung memberikan tilang bagi pelanggar.

Artinya, tak ada lagi teguran bagi para pelanggar ganjil genap, terutama di 12 ruas jalan yang direaktivasi sebagai kawasan perluasan pembatasan mobil pribadi tersebut.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan, kepadatan arus lalu lintas beberapa ruas di Jalan Pramuka, Utan Kayu Utara, Matraman, Jakarta Timur, dari arah Rawamangun pada hari terakhir sosialisasi penerapan ganjil genap. 

Baca juga: Kena Tilang Elektronik? Begini Cara Mengurusnya

"Sesuai hasil koordinasi kami dengan Dirlantas bahwa untuk sanksi akan dilakukan Senin (13/6/2022) minggu depan," ucap Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo di Jakarta kepada Kompas.com, Jumat (10/6/2022).

Adapun, pertimbangan pemberian sanksi tilang yang berlaku mulai hari ini memperhatikan beberapa hal.

Salah satu parameternya karena selama pemberlakuan aturan baru ganjil genap, petugas kepolisian telah melakukan penindakan persuasif dengan teguran. 

Pemberlakun tindakan humanis guna memberi informasi kepada pelanggar soal perluasan ganjil genap.

Ganjil Genap Jakarta Diperluas mulai 6 Juni 2022KOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo Ganjil Genap Jakarta Diperluas mulai 6 Juni 2022

 

Karenanya, diharapkan saat aturan resmi berlaku tidak ditemukan lagi pelanggar yang tidak tahu mengenai kabar tersebut.

"Tujuannya adalah pada minggu depan, tidak ada lagi alasan, ‘Pak, saya tidak tahu ada ganjil genap," ucap Syafrin.

Baca juga: Konversi Vespa Listrik di Vespa World Days 2022, Hanya Butuh 2 Jam

Syafrin berharap jika aturan resmi berlaku tindakan persuasif dan humanis yang saat ini dilakukan petugas membuat masyarakat sudah paham dan tidak melakukan pelanggaran.

Polisi memberhentikan pelanggar ganjil genap di persimpangan dari Jalan Cideng Timur menuju Jalan Balikpapan Raya, Jakarta Pusat,  Senin (6/6/2022) pagi.KOMPAS.com/MITA AMALIA HAPSARI Polisi memberhentikan pelanggar ganjil genap di persimpangan dari Jalan Cideng Timur menuju Jalan Balikpapan Raya, Jakarta Pusat, Senin (6/6/2022) pagi.
 

Besaran denda terhadap pelanggar mengacu pada Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).

Dalam Pasal 287 ayat (1) UU LLAJ disebutkan, pengemudi kendaraan bermotor yang melanggar aturan perintah atau larangan yang dinyatakan dengan rambu lalu lintas dapat dikenakan denda paling banyak Rp 500.000.

 

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.