Meluncur Besok, Begini Cara Kerja Suzuki Smart Hybrid pada Ertiga

Kompas.com - 09/06/2022, 15:31 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepastian PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) untuk menghadirkan produk elektrifikasinya di Indonesia akhirnya terjawab.

Berdasarkan undangan yang redaksi terima, Suzuki bakal meluncurkan mobil hybridnya pada Jumat, (10/6/2022) di Jakarta.

Meski tak disebutkan apa produknya, tapi dari bocoran yang sudah beredar bahkan dari informasi wiraniaga, mobil yang dimaksud adalah Ertiga Smart Hybrid.

Baca juga: Jokowi Resmikan Pembangunan Pabrik Baterai Kendaraan Listrik Tahap Kedua

Seperti diketahui, dalam ajang pameran otomotif beberapa waktu lalu, Suzuki sudah memamerkan platform Smart Hybrid. Kehadiran teknologi ini diklaim memiliki banyak keuntungan, tak hanya bagi konsumen pengguna, tapi juga lingkungan sekitar.

Donny Saputra, 4W Marketing Director PT SIS mengatakan, pihaknya berkomitmen membantu pengendara menghemat konsumsi bahan bakar serta berpartisipasi dalam upaya menurunkan emisi gas buang.

Suzuki Smart HybridSIS Suzuki Smart Hybrid

"Dengan Suzuki Smart Hybrid, kami berharap konsumen merasakan manfaat dan pengalaman baru dalam berkendara. Suzuki berkomitmen dalam kepuasan konsumen serta mendukung upaya pemerintah dalam pelestarian lingkungan untuk masa depan yang lebih baik," ujar Donny, dalam keterangan resminya beberapa waktu lalu.

Smart Hybrid

Penurunan emisi gas buang memang menjadi salah satu fokus konsentrasi pemerintah, selain melakukan percepatan untuk memasuki era elektrifikasi guna melepas ketergantungan terhadap bahan bakar fosil.

Teknologi ini sebenarnya berangkat dari Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS) yang dulu juga pernah diaplikasi pada Ertiga Diesel. Bedanya, kali ini sudah ada baterai lithium-ion sebagai pendamping mesin pembakaran internal dan Integrated Stater Generator (ISG).

Baca juga: Naik Rp 11 Jutaan, Ini Bocoran Harga Suzuki Ertiga Hybrid

Fungsi dari lithium-ion adalah untuk menyimpan daya yang bisa terisi otomatis melalui regenerative deceleration, atau ketika mobil melakukan deselerasi kecepatan. Dengan demikian, konsumen tak perlu repot melakukan pengisian ulang daya di charging station.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.