Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bahaya Menyalakan Lampu Kabin Saat Berkendara pada Malam Hari

Kompas.com - 04/06/2022, 15:22 WIB
Erwin Setiawan,
Aditya Maulana

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Sekilas, menyalakan lampu kabin saat berkendara pada malam hari tidaklah menjadi masalah. Namun, tahukah Anda di saat yang tidak tepat bisa membahayakan keselamatan diri.

Lampu kecil yang biasanya menempel di plafon kendaraan ini diciptakan bukan tidak memiliki fungsi. Tentu saja lampu ini sangat bermanfaat bagi pengendara, khususnya ketika kondisi jalan gelap serta bisa dijadikan indikator pintu yang menutup kurang rapat.

Dari desainnya saja, lampu ini akan menyala begitu pintu terbuka. Artinya kegunaan lampu ini, yaitu menerangi kabin ketika pengendara hendak keluar dari dalam mobil. Dengan adanya pencahayaan yang cukup, diharapkan tidak ada barang-barang yang tertinggal.

Baca juga: Ragam Kesalahan Pengemudi Pemula Saat Berkendara

Meski demikian, ada lampu kabin yang memang didesain untuk menerangi tempat duduk. Biasanya lampu ini digunakan oleh penumpang untuk membaca buku, atau melihat benda yang sedang dipegang.

Lampu ini sedikit berbeda dengan lampu kabin, sebab cahaya yang terpancar terpusat atau tidak menyebar di seluruh ruangan seperti lampu kabin pada umumnya.

Namun tidak semua kendaraan memiliki fitur lampu tersebut. Justru banyak masyarakat yang mengganti bola lampu kabin mobilnya dengan lampu yang lebih terang guna menerangi ruangan di dalam kabin. Ini tidak menjadi masalah selama digunakan pada waktu yang tepat atau tidak sedang dalam perjalanan di malam.

Menurut Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) Sony Susmana, lampu kabin sebaiknya tidak dinyalakan ketika berkendara di malam hari karena dapat mengganggu pandangan pengemudi.

Baca juga: Bahaya Betah Berkendara di Lajur Kanan Jalan Tol

“Pada malam hari keadaan di luar mobil lebih gelap, kemampuan penglihatan ke luar dapat terganggu karena adanya pantulan cahaya dari dalam mobil,” ucap Sony pada Kompas.com beberapa waktu lalu.

Seperti halnya berada di dalam rumah, orang yang melihat ke luar jendela kaca tidak melihat apa-apa dan sebaliknya orang di luar rumah akan melihat Anda. Kondisi ini tentu saja sangat berbahaya bagi pengemudi.

Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kecelakaan yang menewaskan remaja pria berinisial RAR di Jalan Raya Cilangkap, Tapos, Depok pada Jumat (27/5/2022) malam.M Chaerul Halim Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kecelakaan yang menewaskan remaja pria berinisial RAR di Jalan Raya Cilangkap, Tapos, Depok pada Jumat (27/5/2022) malam.

Selain itu, dengan mematikan lampu kabin juga bisa menjadi upaya dalam menghindari tidak kriminal dari luar kendaraan. Seperti yang diketahui tidak kriminal bisa datang bila ada kesempatan, maka sebaiknya selalu waspada dengan mematikan lampu kabin saat berkendara di malam hari.

Baca juga: Biar Aman, Ini 4 Tips Berkendara di Sekitar Kendaraan Besar

Sebenarnya tidak hanya lampu kabin, setiap cahaya yang bisa menerangi kabin bisa berpotensi timbulnya tidak kriminal sebab orang di luar bisa dengan jelas melihat situasi di dalam mobil.
“Hal ini juga berlaku untuk bermain handphone pada malam hari di dalam mobil, karena orang di luar dapat melihat situasi dalam mobil dengan jelas,” ucap Sony.

Tidak ada larangan untuk menyalakan lampu kabin saat berkendara di malam hari, namun sabaiknya hal itu diminimalisir. Setidaknya menyalakan lampu kabin secukupnya saja, tidak perlu menyalakan sepanjang perjalanan di malam hari.

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com